MANADOPOST.ID– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri terbaik Sulawesi Utara. Mutiara Pricilia Rori berhasil mengharumkan nama Sulawesi Utara bahkan Indonesia setelah meraih medali emas pada ajang GAMMA Asian Championships 2026 yang berlangsung di Putrajaya, Malaysia, pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Menjelang Bangsa Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 1945, keke Minahasa Sulut kibarkan Bendera Merah Putih di ajang internasional.
Mutiara Pricilia Rori tampil luar biasa di kategori Women U-21 kelas 47,6 kilogram. Kemenangannya menjadi semakin istimewa karena diraih di hadapan tuan rumah Malaysia, sekaligus mengantarkan Merah Putih berkibar di salah satu kejuaraan MMA paling bergengsi di tingkat Asia.
Mutiara menjadi salah satu dari lima atlet Indonesia yang berhasil mempersembahkan medali emas.
Empat peraih emas lainnya adalah Jon Setiawan Saragih (Senior Men 65,8 kg), Delvi Nurfadillah (Senior Women 47,6 kg), Yusni Nurhayati Hutasoit (Senior Women 56,7 kg), dan Dominic Gabriel Vincentio (Boys U-14 46 kg).
Secara keseluruhan, kontingen Indonesia yang berada di bawah naungan PB PERTACAMI tampil impresif dengan mengoleksi 15 medali, terdiri atas 5 medali emas, 5 medali perak, dan 5 medali perunggu.
Raihan tersebut mengantarkan Indonesia menempati peringkat keempat Asia, sekaligus menunjukkan perkembangan pesat olahraga Mixed Martial Arts (MMA) Tanah Air.
Mixed Martial Arts (MMA) merupakan olahraga bela diri campuran yang memadukan berbagai disiplin, seperti tinju, muay thai, gulat, judo, dan jiu-jitsu. Seorang atlet MMA dituntut menguasai teknik bertarung saat berdiri maupun di bawah (ground fighting), serta memiliki kondisi fisik yang prima melalui latihan kardio, kekuatan, dan daya tahan yang intensif.
Keberhasilan Mutiara Pricilia Rori menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Utara khususnya Kabupaten Minahasa.
Karena Rori merupakan warga Desa Kamangta Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa. Anak dari keluarga Rori-Goni.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda di Sulut untuk terus berprestasi di bidang olahraga sekaligus membuktikan bahwa atlet-atlet daerah mampu bersaing dan meraih gelar juara di tingkat internasional. (*)
Editor : Tommy Waworundeng