Percepat Sulut Maju, Gubernur Yulius Perkuat Dinas yang Menjadi Urat Nadi Kehidupan Masyarakat

Tommy Waworundeng • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 17:29 WIB
Percepat Sulut Maju, Gubernur YSK Perkuat Dinas yang Menjadi Urat Nadi Kehidupan Masyarakat
Percepat Sulut Maju, Gubernur YSK Perkuat Dinas yang Menjadi Urat Nadi Kehidupan Masyarakat

 

MANADOPOST.ID– Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus terus melakukan pembenahan birokrasi sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan daerah menuju Sulut maju sejahteta. 

Melalui penyegaran sejumlah pejabat eselon II, Gubernur YSK menempatkan figur-figur baru pada tiga sektor yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat, yakni pendidikan, infrastruktur, dan ketenagakerjaan.

Rotasi jabatan yang dilaksanakan di Wisma Negara Bumi Beringin, Rabu (5/8), dinilai bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) agar semakin profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih optimal.

Tiga sektor tersebut memiliki peran vital dalam mendukung percepatan kemajuan Sulawesi Utara. Pendidikan menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia, infrastruktur menjadi penopang pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah, sedangkan ketenagakerjaan berperan dalam membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam rotasi tersebut, Femmy Suluh resmi dipercaya sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara. Sebelumnya, Femmy menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut.

Sementara itu, Deicy Paat mendapat amanah baru sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Utara, setelah sebelumnya memimpin Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulut.

Adapun posisi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara kini dipercayakan kepada Yahya Rondonuwu, yang dilantik bersamaan dalam penyegaran jabatan tersebut.

Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal yang lazim dalam roda pemerintahan. 

Menurutnya, penyegaran dilakukan untuk meningkatkan efektivitas organisasi sekaligus mengoptimalkan potensi aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Ia meminta para pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing, menjaga integritas, bekerja secara profesional, serta mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan yang diambil.

"Yang terpenting adalah bagaimana seluruh perangkat daerah mampu bekerja sebagai satu tim untuk mempercepat pembangunan Sulawesi Utara dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," pesan Gubernur.

Kini, perhatian publik tertuju pada kinerja para pejabat baru tersebut. Masyarakat berharap penyegaran birokrasi yang dilakukan Gubernur YSK benar-benar mampu melahirkan tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, profesional, responsif, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta perluasan kesempatan kerja di Bumi Nyiur Melambai. (*) 

 

 

 

 

Editor : Tommy Waworundeng
Gubernur Yulius Sulut