MANADOPOST.ID– Manado Marketing Festival (MMF) 2026 sukses digelar di Fourpoints Hotel by Sheraton Manado, 11 Agustus 2026, dengan mengangkat tema “Winning The Competition in The Age of AI”.
Kegiatan yang digelar MarkPlus Inc. ini menghadirkan Founder dan Chairman MarkPlus Inc. Hermawan Kartajaya, sebagai tokoh utama dalam rangkaian kegiatan.
Dalam momentum tersebut, Hermawan Kartajaya kembali memberikan penghargaan kepada sejumlah instansi pemerintah maupun perusahaan swasta di Sulawesi Utara yang dinilai memiliki kinerja dan praktik pemasaran yang baik dan terutama berdampak pada masyarakat.
Penghargaan tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan Manado Marketing Festival 2026, sekaligus bentuk apresiasi terhadap berbagai institusi dan pelaku usaha yang terus berinovasi menghadapi perubahan dunia bisnis di era digital dan kecerdasan buatan (AI).
Mengusung tema “Winning The Competition in The Age of AI”, festival ini menekankan pentingnya kemampuan perusahaan maupun instansi dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya AI, tanpa mengabaikan fundamental pemasaran.
Manado Marketing Festival 2026 juga menjadi ruang bagi pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas untuk mendapatkan wawasan mengenai perkembangan marketing serta strategi menghadapi perubahan perilaku konsumen di era AI.
Pemberian penghargaan kepada instansi pemerintah dan swasta diharapkan dapat mendorong semakin banyak organisasi di Sulawesi Utara untuk meningkatkan kualitas pelayanan, inovasi, serta strategi pemasaran sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI Pur Yulius Selvanus SE yang diwakili Ir Hermina Syaloom Dailly Korompis, SP, M.Sc. sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah Provinsi Sulawesi Utara (DPMPTSP Sulut).
Dalam sambutannya, Pemerintah Provinsi apresiasi para pelaku usaha dan pelaku marketing di Sulut yang ikut berkontribusi besar dalam mempercepat roda perekonomian di daerah dan memajukan daerah.
Makin spesial rangkaian Manado Marketing Festival 2026 karena ditutup oleh Wali Kota Manado Amdrei Angow.
Dalam sambutan penutup, Walikota menantang para pelaku usaha lokal agar naik kelas go nasional bahkan internasional.
"Saya apresiasi FreshMart. Saya juga dulu pemain ritel. Saya tahu bagaimana ribetnya mengurus ritel. Jadi saya apresiasi Andy Sumual. Saya tantang FreshMart buka juga di Jakarta bahkan di luar negeri agar uang dari luar ditarik masuk dan berputar di Manado," tantang Walikota.
Sebelumnya Presiden Direktur Fresh Mart Andy Sumual tampil menceritakan perjalanan FreshMart yang kini di usia 24 tahun, terus bertumbuh dan kini sudah miliki 8 gerai.
Menarik ketika Guru Marketing dunia Hermawan Kartajaya bertanya ke Walikota, sebagai CEO Manado, apa yang hendak dilakukan? Walikota menjawab, sebagai kepala daerah, bersaing bagaimana memajukan dan mensejahterakan masyarakatnya.
Karena itu Andrei Ang mengaku yang terus diusahakan CEO Manado adalah meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Sebab jika PDRB naik, otomatis akan meningkatkan income per kapita.
Jika pendapatan rata rata setiap kepala keluarga naik, pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Masyarakat juga akan tingkatkan konsumsi. Sehingga bisa belanja ke Fresh Mart, ke Mantos, dan tempat tempat lain," jawab Walikota.
Sebelumnya juga Hermawan Kartajaya di sesi pertama pagi dan sesi kedua sore membagi ilmu marketing ke seluruh peserta Manado Marketing Festival (MMF) 2026.
Hermawan menyampaikan strategi pemasaran dan dunia usaha di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat.
Para pengurus IMA lengkap hadir. Yakni Korwil IMA Sulut Rudini Wijaya, Alexander Chang, Andy Sumual, Ivanry Matu, Pastor Ronny Worang, Presiden IMA Bitung Abrizal Ang, Presiden IMA Manado Tommy Waworundeng, Leny Suparti, dan pengurus IMA senior dan IMA Youth lainnya.
Dalam kegiatan MMF 2026 tersebut, MarkPlus, Inc memberikan apresiasi kepada sejumlah pelaku industri, perusahaan, perguruan tinggi serta instansi pemerintah di Sulawesi Utara yang dinilai memiliki kinerja dan praktik pemasaran serta pelayanan yang menonjol.
Penghargaan diberikan dalam beberapa kategori, mulai dari Industry Marketing Champion Sulawesi Utara 2026, Corporate Entrepreneurial Marketing Award Sulawesi Utara 2026, Campus Entrepreneurial Marketing Award Sulawesi Utara 2026, hingga Public Service Award Sulawesi Utara 2026.
Industry Marketing Champion
Untuk kategori Industry Marketing Champion Sulawesi Utara 2026, penghargaan diberikan kepada sejumlah pimpinan perusahaan dari berbagai sektor.
Di sektor otomotif, penghargaan diberikan kepada Jemmy Febrianto dari PT Daya Adicipta Wisesa. Sektor kesehatan diraih dr. Ivan Wijaya Widiatomo, MARS dari Sentra Medika Hospital Minahasa Utara.
Sementara sektor utilitas diberikan kepada Usman Bangun, S.T., S.Mn., M.T dari PLN UID SULUTTENGGO. Untuk sektor logistik, penghargaan diterima Thomas Fransiskus Merung dari PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE).
Kemudian sektor basic material diberikan kepada David Sompie dari PT MSM TTN, sedangkan sektor asuransi diraih Nikhen Palar dari BNI Life.
Perusahaan dan Dunia Usaha
Pada kategori Corporate Entrepreneurial Marketing Award Sulawesi Utara 2026, sejumlah perusahaan dan lembaga juga mendapatkan penghargaan.
Mereka yakni BRI Region 16 Manado, PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah V Manado, Rakyat Healthcare Group, Jasa Raharja Kanwil Sulawesi Utara, FreshMart, Manado Post, Manado Town Square, serta Pertamina Patra Niaga Sales Area SulutGo.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap berbagai perusahaan yang dinilai mampu mengembangkan pendekatan entrepreneurial marketing dalam menghadapi persaingan bisnis.
Perguruan Tinggi
Sementara itu, sektor pendidikan tinggi mendapat perhatian melalui Campus Entrepreneurial Marketing Award Sulawesi Utara 2026.
Tiga perguruan tinggi yang menerima penghargaan yakni Universitas Sam Ratulangi Manado, Universitas Katolik De La Salle Manado, dan Politeknik Negeri Manado.
Apresiasi ini menunjukkan semakin pentingnya penerapan pola pikir kewirausahaan dan pemasaran di lingkungan perguruan tinggi, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan dunia kerja dan bisnis.
Apresiasi Pelayanan Publik
Untuk kategori Public Service Award Sulawesi Utara 2026, penghargaan diberikan kepada sejumlah instansi pemerintah daerah.
Penerima penghargaan terdiri dari DPMPTSP Kota Bitung, Dinas Pariwisata Kota Tomohon, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Manado, Dinas Perhubungan Kota Manado, DPMPTSP Kabupaten Minahasa Utara, Dinas Pendidikan Sulawesi Utara, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara.
Manado Marketing Festival 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan mengenai pemasaran, tetapi juga mendorong dunia usaha, pemerintahan dan pendidikan di Sulawesi Utara untuk terus berinovasi.
Terlebih di era AI, perubahan perilaku konsumen dan perkembangan teknologi berlangsung semakin cepat. Karena itu, kemampuan beradaptasi, membangun diferensiasi dan menciptakan inovasi menjadi bagian penting dalam memenangkan persaingan.
Tinus Kusuma, eksekutif di MarkPlus, Inc, menyampaikan terimakasih kepada para sponsor. Yakni:
• PLN UID Suluttenggo
• PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah V Manado
• FreshMart
• BYD Haka
• PT Daya Adicipta Wisesa
• Apotik Rakyat Farma
• Manado Laundry Supermarket.
• Manado Town Square.
Rangkaian MMF 2026 ditutup dengan Noraebang yang dihadiri sekitar 300 anak muda di Manado. (*)
Editor : Tommy Waworundeng