MANADOPOST.ID—Lagu Kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di Amerika Serikat. Semarak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut terasa di tengah komunitas warga Indonesia di Amerika Serikat.
Perkumpulan Warga Kristen Indonesia (Perwakrin) Amerika Serikat menggelar Tournament Bola Voli Perwakrin Cup ke-8 di Alley Pond Park, Bayside, Queens, New York, Sabtu (8/8/2026).
Menurut laporan Joutje Kaunang, kontributor Manado Post di New York, kegiatan tahunan tersebut menjadi salah satu agenda Perwakrin dalam mempererat kebersamaan sekaligus memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dibawakan Grace Yosephin Leo. Selanjutnya, lagu kebangsaan Amerika Serikat, The Star-Spangled Banner, dinyanyikan Bianca Supit.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Konsul Jenderal RI di New York Winanto Adi, serta sambutan Ketua Perwakrin Etiek Lodewijk.
Konjen RI di NY Bpk Winanto Adi dalam sambutannya berharap, prinsip keadilan (fairness) & semangat kekeluargaan selalu menjadi pegangan. "Saya berharap kejuaraan ini makin mempererat persaudaraan di antara kita semua," kata Konjen.
"Kami dari KJRI New York mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi seluruh teman-teman dan para perwakilan yang hadir dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Seperti yang tadi disampaikan oleh Bapak Rudi — Ketua Panitia —, semangat utama kegiatan ini adalah persaudaraan. Walaupun ada persaingan dan kompetisi, semuanya kita laksanakan dengan sportif dan sehat. Selamat bertanding! MERDEKA! MERDEKA," teriak Konjen.
Sambutan Perwakrin USA Etiek Lodewijk, mengatakan, kegiatan ini telah berjalan selama 8 tahun. "Sepanjang perjalanan ini, kita lalui tahun demi tahun bersama — sehingga acara ini bukan sekadar ajang olahraga atau pertandingan bola voli, melainkan momen berkumpul dan mempererat kekeluargaan sesama warga Indonesia. Kita sengaja melaksanakannya di bulan Agustus dan musim panas, karena momen ini bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat kemerdekaan itulah yang selalu ingin kita rayakan bersama," kata Ketua Perwakrin Etiek Lodewijk.
"Kami berharap, jangan sampai persaingan di lapangan menjauhkan kita. Jadikanlah kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi dan kekeluargaan, bukan sekadar pertandingan olahraga. Bermainlah dengan sportif, jaga semangat persaudaraan, dan nikmati kebersamaan kita semua," harap Etiek.
Mejurut laporan Joutje Kaunang, pertandingan secara resmi dibuka oleh Winanto Adi dengan melakukan pemukulan atau servis bola pertama. Perwakrin Cup sendiri merupakan turnamen bola voli yang rutin digelar setiap bulan Agustus sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan Indonesia sekaligus menjadi ajang silaturahmi warga Indonesia di Amerika Serikat.
Ketua Panitia Perwakrin Cup 2026, Rudy Piri, mengatakan turnamen tahun ini berlangsung meriah dengan melibatkan 14 tim yang terbagi dalam tiga kategori, yakni Rank A sebanyak empat tim, Rank B empat tim, dan Rank C sebanyak enam tim.
Setelah melalui rangkaian pertandingan, Tim Dynasti keluar sebagai juara pertama Perwakrin Cup 2026. Tim tersebut dipimpin kapten Chandra.
Pelaksanaan turnamen berlangsung sukses dan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Konsul Jenderal RI di New York, Winanto Adi dan Nana, serta para mantan Ketua Perwakrin yang terus memberikan dukungan.
Yakni para mantan Ketua Perwakrin Sugiarto Wijaya, Soeko Prasetyo, Indra Tjahyadi, Robert Silaen, Jeffry Malonda, Eddy Prasetyo, Joko Tri, dan Yohanes Kristanto (PP).
Apresiasi juga disampaikan kepada para ibu yang aktif mendukung berbagai kegiatan Perwakrin, di antaranya Jeannette Wijaya-Awuy, Mia Prasetyo, Pina Silaen, serta Vivi Dumanau yang merupakan istri Ketua Panitia.
Turnamen Perwakrin Cup 2026 turut mendapat dukungan sponsor dari BNI New York, BRI New York, Penasehat Militer RI untuk PBB, KJRI New York, Dr. Maria McDonald, DDS, Dr. Theresia Tsay, Awang Kitchen, Eaton Cafe, Chobani Yogurt, Perwakrin USA, Chelly Hermanus, dan Yola Sekeon.
Perwakrin Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan, kebersamaan, dan semangat nasionalisme warga Indonesia yang berada di Amerika Serikat.
"Melalui kegiatan tersebut, semangat kemerdekaan Indonesia tetap dirasakan dan dirayakan bersama, meski berada ribuan kilometer dari Tanah Air, " lapor kontributor Manado Post di NY USA Joutje Kaunang. (*)
Editor : Tommy Waworundeng