Osco Letunggamu Buka Akses Warga Sulawesi, Mulai September Visa Belanda Bisa Diajukan di Makassar

Livrando Kambey • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 13:50 WIB
Osco Olfriady Letunggamu
Osco Olfriady Letunggamu

 

MANADOPOST.ID-Kabar baik bagi masyarakat Sulawesi yang hendak bepergian ke Belanda. Mulai September 2026, pengajuan aplikasi visa Belanda dapat dilakukan di Makassar.

Kebijakan ini menjadi angin segar bagi warga dari berbagai provinsi di Sulawesi yang sebelumnya harus menuju Jakarta untuk mengurus aplikasi visa. Dengan hadirnya titik pelayanan di Makassar, masyarakat kini memiliki akses yang lebih dekat, sekaligus dapat menghemat biaya dan waktu perjalanan.

Langkah tersebut menjadi salah satu perkembangan penting setelah diresmikannya Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi di Makassar pada 18 Agustus 2026.

Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Osco Olfriady Letunggamu, mengatakan kemudahan akses pelayanan bagi masyarakat Sulawesi merupakan salah satu hal yang sejak awal didorong dalam menjalankan tugasnya.

Menurut Osco, Makassar memiliki posisi strategis untuk menjadi pusat pelayanan bagi masyarakat di kawasan Sulawesi. Selain jumlah penduduk yang besar, mobilitas internasional serta aktivitas bisnis di kawasan ini juga terus berkembang.

“Sulawesi memiliki jumlah penduduk yang besar, aktivitas bisnis yang terus berkembang, serta mobilitas internasional yang semakin tinggi. Karena itu, saya menyampaikan bahwa Makassar merupakan lokasi yang strategis dan aman untuk mendekatkan pelayanan aplikasi visa Belanda kepada masyarakat Sulawesi,” ujar Osco.

Ia menjelaskan, sebelumnya masyarakat Sulawesi yang hendak mengajukan aplikasi visa harus memperhitungkan biaya perjalanan ke Jakarta, mulai dari tiket pesawat, hotel hingga transportasi lokal. Kini, kebutuhan tersebut dapat ditekan dengan hadirnya layanan di Makassar.

“Sekarang kita ingin membuatnya lebih efisien. Masyarakat dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, maupun Sulawesi Barat tidak perlu lagi terbang ke Jakarta hanya untuk mengajukan aplikasi visa. Mereka cukup datang ke Makassar sesuai dengan prosedur dan jadwal pelayanan yang berlaku,” jelasnya.

Layanan ini hadir melalui koordinasi dengan VFS Global, pihak yang menangani penerimaan aplikasi visa Belanda. Setelah peresmian kantor konsulat kehormatan pada 18 Agustus, komunikasi dan koordinasi terus dilakukan dengan pihak terkait hingga pelayanan tersebut dapat mulai berjalan pada September 2026.

Rencana menghadirkan layanan aplikasi visa di Makassar sebelumnya juga telah disampaikan Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Adriaan Palm, dalam peresmian Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi.

Bagi Osco, kemudahan pelayanan bukan sekadar persoalan memangkas jarak. Efisiensi perjalanan juga dinilai sejalan dengan semangat keberlanjutan karena masyarakat tidak lagi harus melakukan perjalanan udara domestik menuju Jakarta hanya untuk keperluan pengajuan visa.

“Saya berterima kasih kepada Kedutaan Besar Kerajaan Belanda dan VFS Global atas dukungan dan kerja samanya. Bagi saya, diplomasi harus menghasilkan manfaat yang konkret dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini merupakan salah satu langkah awal untuk semakin mendekatkan Belanda dengan masyarakat Sulawesi,” kata Osco.

Ia berharap kemudahan akses tersebut dapat memperkuat hubungan masyarakat Sulawesi dengan Belanda di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pariwisata, perdagangan, investasi, ekonomi kreatif hingga hubungan antarmasyarakat.

Kehadiran Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi di Makassar pun diharapkan menjadi jembatan baru dalam mempererat hubungan antara Kerajaan Belanda dan kawasan Sulawesi.

Dengan semakin dekatnya akses pelayanan, masyarakat Sulawesi kini memiliki pilihan yang lebih efisien untuk mempersiapkan perjalanan ke Belanda, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi penguatan kerja sama di bidang ekonomi, pendidikan, kebudayaan dan hubungan antarmasyarakat. (lak)

Editor : Livrando Kambey
Konsulat Belanda Sulawesi Osco Olfriady Letunggamu