MANADOPOST.ID— Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (FK-PKB PGI), menggelar Konsultasi Nasional di Raja Ampat, Papua Barat Daya, 8–12 September 2026.
Kegiatan nasional ini mengangkat tema “Bapa Yang Berakar, Keluarga Yang Berbuah: Ekklesia Domestika dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga.”
Konsultasi Nasional tersebut menjadi momentum bagi Pria Kaum Bapak dari berbagai gereja untuk memperkuat iman sekaligus merefleksikan kembali peran strategis kaum bapak dalam kehidupan keluarga, gereja dan masyarakat.
Ketua Umum (Ketum) FK-PKB PGI periode 2023–2028, Prof. Dr. (HC) Olly Dondokambey, SE, dalam sambutannya berharap Pria Kaum Bapak PGI semakin mampu menjalankan peran sebagai imam dalam keluarga.
Menurutnya, keluarga merupakan fondasi penting dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat. Karena itu, kaum bapak dituntut tidak hanya menjadi kepala keluarga secara administratif, tetapi juga menjadi teladan iman, pembimbing rohani dan penggerak kehidupan keluarga yang sehat serta produktif.
Tema “Bapa Yang Berakar, Keluarga Yang Berbuah” menekankan pentingnya membangun kehidupan keluarga yang memiliki dasar iman yang kuat.
"Dari keluarga yang berakar kuat di dalam Tuhan diharapkan lahir buah-buah kehidupan berupa kasih, keteladanan, keharmonisan, tanggung jawab dan kepedulian sosial," kata Olly Dondokambey yang dikenal sukses memajukan Sulut dua periode sebagai Gubernur.
Sosok yang menerapkan pemimpin adalah teladan itu, juga menjelaskan soal konsep Ekklesia Domestika. Atau gereja rumah tangga, yang menjadi bagian penting dalam konsultasi nasional tersebut.
"Keluarga dipandang sebagai ruang pertama bagi pembentukan iman dan karakter anak-anak, sekaligus tempat nilai-nilai kekristenan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari," pesan Olly.
Selain penguatan spiritual, konsultasi nasional turut memberi perhatian terhadap pemberdayaan ekonomi keluarga. "Kaum bapak didorong untuk melihat keluarga bukan hanya sebagai komunitas iman, tetapi juga sebagai unit yang perlu dibangun secara mandiri, produktif dan sejahtera, " kata Olly yang juga sukses memajukan ekonomi Sulut saat Gubernur.
Kegiatan ini bertujuan menjadi wadah penguatan iman, refleksi terhadap peran kaum bapak dalam gereja, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam kehidupan bergereja, bermasyarakat dan berkeluarga.
Melalui Konsultasi Nasional di Raja Ampat, FK-PKB PGI berharap dapat menghasilkan gagasan dan komitmen bersama untuk memperkuat keluarga Kristen di Indonesia.
Dengan demikian, kaum bapak tidak hanya hadir sebagai anggota keluarga dan warga gereja, tetapi menjadi imam, teladan dan penggerak keluarga, sehingga keluarga yang berakar dalam iman dapat menghasilkan buah bagi gereja, masyarakat dan bangsa. (*)
Editor : Tommy Waworundeng