MANADOPOST.ID- Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Mugiyanto menyambangi bumi nyiur melambai, Kamis (10/9). Dari aula Mapalus Kantor Gubernur dirinya bersama jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah Wilayah Kerja Sulawesi Utara, hadir untuk meningkatakan kesadaran masyarakat dalam penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan dan pemajuan HAM.
Pasalnya turut serta dalam kegiatan bertajuk 'Sinergi Bersama Membangun Budaya HAM di Sulut' ini, menghadirkan 500 orang peserta ASN, pelajar dan pelaku uaha untuk penguatan Kapasitas HAM.
Maka dihadapan Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay bersama Kepala Kantor Wilayah HAM Sulawesi Tengah Mangatas Nadeak yang turut serta, Wamen Mugiyanto dalam keynote speech menegaskan bahwa harus ada komintmen HAM jadi roh dalam pembangunan di Sulawesi Utara.
"Bersyukur kita boleh ada disini, saya bersyukur bisa kembali ke bumi nyiur melambai. Ini kunjungan ke tiga dalam kapasitas berbeda. Terima kasih dan apresiasi ke Pemprov atas sambutannya termasuk dukungan ke Kementerian HAM. Komintmen HAM jadi roh dalam pembangunan di Sulawesi Utara," tegasnya.
Lanjutnya falsafah Sitou Timou Tumou Tou menjadikan HAM adalah DNA Sulut. "Harkat manusia adalah memanusiakan manusia. Bagaimana menjaga martabat kemanusiaan adalah roh HAM. Memanusiakan manusia ada memastikan martabat sebagai manusia dijaga dan dilindungi, tidak boleh dikurangi," ungkapnya.
"Artinya HAM adalah DNA Sulawesi Utara. HAM sudah jadi DNA, tidak ada perdebatan dan pertanyaan. Sudah jadi nilai luhur, Indonesia lebih maju terkait HAM. Nilai HAM sudah ditulis dalam konstitusi, di mukadimah UUD, Proklamasi 1945," tambahnya kembali menegaskan HAM adalah DNA Sulawesi Utara dan Indonesia.
Jadi komitmen penguatan HAM, juga dilaksanakan penandatanganan MoU dan penguatan Kapasitas ASN, Pelajar, Pelaku Usaha di Sulawesi Utara. Baik dengan Pemprov Sulawesi Utara, Unima, Unsrat dan Kabupaten Minahasa.(*)
Editor : Reza Abdilah