MANADOPOST.ID— Luar biasa. Sebanyak 17 penerima Beasiswa Toka Platinum dari PT Archi Indonesia, Jumat (11/9), bertolak dari Jakarta menuju Jiangsu, China, menggunakan China Eastern Airlines melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Setibanya di Jiangsu Agri-Animal Husbandry Vocational College (JAHVC), para mahasiswa asal Sulawesi Utara tersebut bergabung dengan penerima beasiswa dari berbagai daerah di Indonesia dan mengikuti penyambutan dari pihak kampus.
Mereka juga berkesempatan mengenal lingkungan kampus yang luas, bersih, serta dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, termasuk fasilitas olahraga.
“Saya sangat terkesan dengan lingkungan kampus yang luas, bersih dan nyaman. Semoga suasana ini menjadi penyemangat kami untuk belajar,” ujar Gladies Zeina Lomboan, salah satu penerima beasiswa dari wilayah lingkar tambang.
Hal senada disampaikan Criss Jonathan Mokodompis, penerima asal Desa Rinondoran, Likupang Timur. Ia mengaku terkesan dengan luasnya area kampus serta fasilitas yang tersedia untuk mendukung kegiatan mahasiswa.
Ke-17 mahasiswa tersebut merupakan hasil seleksi dari 54 pelamar Beasiswa Toka Platinum yang dikelola melalui CSR PT MSM/TTN. Selama tiga tahun masa pendidikan di JAHVC, mereka akan mempelajari teknologi pertanian dan peternakan modern.
Program Beasiswa Toka Platinum merupakan bagian dari komitmen PT Archi Indonesia melalui CSR PT MSM-TTN dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di wilayah lingkar tambang, meliputi Kecamatan Likupang Timur, Likupang Selatan, dan Ranowulu.
Sebelum keberangkatan ke China, para mahasiswa mengikuti pelepasan di Kecamatan Ranowulu dan Jakarta. Camat Ranowulu Fransisca Cornelia Joice Komalig, S.H. berpesan agar para mahasiswa disiplin, menjaga kesehatan, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan baru.
Sementara Chief of Staff PT Archi Indonesia, Fredric, mendorong para mahasiswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan menyelesaikan pendidikan dengan baik.
Keberangkatan ini menjadi langkah penting bagi 17 penerima Beasiswa Toka Platinum untuk menimba ilmu dan pengalaman internasional, sekaligus membawa harapan bagi keluarga serta masyarakat di wilayah lingkar tambang. (*)
Editor : Tommy Waworundeng