MANADOPOST.ID- Peternakan babi di Sulawesi Utara menuju babak baru. Para peternak kini menatap cara mengembangkan dan memelihara ternak babi dengan sistem yang lebih modern. Hal ini dipersembahkan secara eksklusif oleh PT Sulawesi Optima Wirakarya (PT SOW), bekerja sama dengan DanBred Denmark, untuk para peternak di Bumi Nyiur Melambai.
Ratusan peternak babi hadir di Bumber Resto, Manado, Sabtu (19/9), dalam Seminar Membangun Peternakan Babi Modern Berperforma Tinggi: Genetika, Biosekuriti dan Pakan, yang diselenggarakan khusus untuk para peternak di Sulawesi Utara.
Ahli dan praktisi industri internasional turut dihadirkan untuk membahas berbagai aspek peternakan babi modern. Di antaranya Key Account Manager DanBred, Henrik Nielsen, serta Bjarne Vest, Founder of VestIn Agro Consulting sekaligus praktisi biosekuriti peternakan babi. Seminar dipandu langsung oleh President Director PT Sulawesi Optima Wirakarya, Andreas Surjaputra.
Kepada para peternak, dijelaskan berbagai aspek untuk mengoptimalkan pengelolaan peternakan babi modern yang disesuaikan dengan kondisi iklim tropis di Indonesia, khususnya Sulawesi Utara.
“Perlu ada perubahan, dimulai dari penerapan genetika baru. Juga terkait dengan pakan. Kami sangat berharap kita semua punya semangat baru dan bisa berekspansi dengan adanya genetika yang baru ini,” kata Andreas Surjaputra saat membuka seminar.
Apresiasi pun disampaikan langsung oleh para peternak, salah satunya Ketua Asosiasi Peternak Babi Sulawesi Utara, Gilbert Wantalangi.
"Sejak virus ASF, kita ada di era baru peternakan babi. Terima kasih kepada PT SOW dan DanBred yang telah mengadakan kegiatan ini,” katanya.
"Pengetahuan mengenai cara beternak modern dan berperforma tinggi yang dihadirkan untuk peternak di Sulut ini akan menjadi sesuatu yang baik bagi perkembangan peternakan babi yang ada. Sebab salah satu hal yang penting adalah genetika,” tambahnya.
Selain genetika, penerapan biosekuriti yang dijelaskan oleh para praktisi juga dinilai sangat penting untuk menjaga kesehatan ternak dan mendukung peternakan berperforma tinggi.
"Kawan-kawan tetap harus beternak babi. Sebab kini pasar kita sudah nasional. Sentra peternakan babi di Indonesia, Sulawesi Utara sudah menjadi salah satu penopangnya. Jadi tidak usah takut akan pasar,” tegas Gilbert.
Diketahui, saat ini PT SOW bersama DanBred telah membangun pusat peternakan babi berstandar internasional yang berlokasi di Batu, Likupang, Sulawesi Utara. Kehadirannya diharapkan dapat mendukung pengembangan genetika, teknologi, dan sistem pengelolaan peternakan babi modern di Sulawesi Utara.
PT SOW juga secara resmi telah membuka kesempatan reservasi pembelian calon induk DanBred Hybrid F1, yang merupakan hasil persilangan antara DanBred Landrace dan DanBred Yorkshire. Lebih jelas dapat dilihat ppada link https://sow.co.id/