MANADOPOST.ID-Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan peringatan tegas kepada kader yang di Sulawesi Utara.
Terlebih yang duduk di legislatif maupun eksekutif, bahkan pengurus PAC dan badan sayap partai se-Sulut yang dilantiknya secara langsung di Wale Ne Tou Tondano, Kabupaten Minahasa, Jumat (25/9).
Dalam pidatonya, Megawati mengingatkan seluruh kader agar tidak menganggap jabatan sebagai sekadar posisi atau kehormatan, melainkan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
Megawati menyinggung perbedaan antara janji jabatan dan sumpah jabatan. Menurutnya, sumpah jabatan bukan hanya ditujukan kepada pimpinan partai, tetapi kepada Tuhan sesuai keyakinan masing-masing.
“Kadang-kadang sampai berpikir namanya juga janji jabatan. Artinya, ya jabatan itu janji pada diri sendiri. Tapi ada yang lebih tinggi: sumpah jabatan,” ujar Megawati.
Ia kemudian mengingatkan para kader yang duduk di eksekutif maupun legislatif agar tidak menyalahgunakan uang negara.
"Sumpah jabatan itu ditaruh di atas kepalanya, sesuai dengan agamanya. Artinya, saya selalu katakan bahwa saya ingat kalian itu bukan bersumpah pada saya, tapi pada Allah SWT," ucapnya.
Megawati bahkan menegaskan dirinya akan mengambil tindakan langsung terhadap kader yang terbukti melakukan pelanggaran.
“Kalau nanti wakil-wakil ini memakai uang negara, yang memecat bukan orang lain, tapi ketumnya,” tegasnya.
Megawati mengatakan keputusan tersebut diambil untuk menjaga nama baik PDI Perjuangan yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
“Supaya nama yang sudah berkibar sekian tahun, PDI Perjuangan itu tetap berkibar. Buat saya, 1.000 orang kalau perlu saya pecat. Ingat semuanya! Saya ketumnya yang pecat,” tegas Megawati.
Ia menjelaskan, secara mekanisme organisasi, kewenangan pemberhentian sebenarnya dapat dilakukan melalui Sekretaris Jenderal maupun Komisi Kehormatan Partai.
Namun, kali ini dirinya memilih untuk menegaskan langsung kewenangan tersebut di hadapan para kader.
“Supaya partai lain bisa melihat bahwa ketumnya yang akan memecat, supaya kalian paham dulu,” katanya.
Megawati kembali mengingatkan para pengurus yang baru dilantik agar memahami beratnya tanggung jawab yang melekat pada jabatan.
“Makanya, kamu mulai berdoa nih, karena ini hanya janji jabatan. Kalau sumpah, enak besoknya. Artinya saya menaikkan sumpah yang saya pikir, berat banget,” tandasnya. (lak)
Editor : Livrando Kambey