Selamat Jalan Machmud Turuis, Tokoh Publik Sulut yang Dikenal Sederhana hingga Banker Berpengalaman

Ayurahmi Rais • Dipublikasikan Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:32 WIB
Almarhum Machmud Turuis semasa hidup.
Almarhum Machmud Turuis semasa hidup.
 

MANADOPOST.ID– Sulawesi Utara kembali kehilangan salah satu tokoh publik yang selama ini dikenal luas dan menjadi panutan di tengah masyarakat.

Almarhum Machmud Turuis, adalah sosok profesional yang menorehkan perjalanan panjang di dunia perbankan sekaligus aktif dalam organisasi kemasyarakatan. Ia dikabarkan meninggal dunia di Jakarta pada Sabtu (15/10) pagi.

Kabar kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, sahabat, rekan kerja, hingga masyarakat Sulawesi Utara yang mengenal sosoknya. terlebih lagi, beberapa jam sebelum kabar duka itu tersiar, almarhum masih terlihat beraktivitas seperti biasa bahkanbeberapa jam sebelumnya, almarhum masih sempat mengunggah sejumlah story di WhatsApp. .

Informasi yang diterima Manado Post menyebutkan, Almarhum sedang berada di Jakarta saat mengembuskan napas terakhir. 

Jenazah almarhum direncanakan diterbangkan dari Jakarta ke Manado dan diperkirakan tiba pada sore hari. 

Ucapan belasungkawa pun terus mengalir. Baik secara langsung maupun melalui sosial media.  

Di mata orang-orang yang mengenalnya, Almarhum bukan hanya seorang bankir dengan rekam jejak panjang, melainkan figur yang dikenal bersahaja dan mampu menjalin hubungan dengan berbagai lapisan masyarakat.

Perjalanan karier dan kiprahnya menjadi bagian dari cerita panjang pengabdian yang kini dikenang setelah kepergiannya. 

Almarhum Machmud Turuis lahir di Sangihe pada 12 April 1967. Perjalanan profesionalnya di dunia perbankan dimulai pada 1990, ketika ia bergabung dengan Bank SulutGo. Dari titik awal tersebut, ia meniti karier secara bertahap hingga dipercaya menduduki sejumlah jabatan penting di salah satu bank daerah kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara.

Sepanjang perjalanan kariernya, ia pernah menjabat sebagai Pemimpin Cabang Kotamobagu. Ia kemudian dipercaya mengemban tugas sebagai Pemimpin Kelompok Pengembangan Bisnis pada Divisi PBC, sebelum melanjutkan pengabdiannya sebagai Wakil Pemimpin Cabang Limboto dan Pemimpin Cabang Tahuna.

Berbagai posisi tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya dalam memahami dinamika perbankan, mulai dari pelayanan dan operasional cabang hingga pengembangan bisnis. Pengalaman yang dikumpulkannya selama bertahun-tahun turut mengantarkannya ke jajaran pimpinan di tingkat yang lebih tinggi.

Pada 2012, ia mendapat kepercayaan sebagai Pemimpin Divisi Umum. Posisi tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan kariernya sebelum kemudian masuk ke jajaran direksi Bank SulutGo.

Empat tahun berselang, tepatnya melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada September 2016, Machmud diangkat sebagai Direktur Kepatuhan Bank SulutGo. Penunjukan itu menandai babak baru dalam pengabdiannya, dengan tanggung jawab yang semakin besar dalam struktur kepemimpinan perusahaan.

Perjalanan di jajaran direksi berlanjut. Pada 2018, melalui keputusan Dewan Komisaris Nomor 02 Tahun 2018, Machmud dipercaya menjadi Direktur Pemasaran Bank SulutGo. Jabatan tersebut memperluas ruang pengabdiannya dalam pengembangan bisnis dan pemasaran bank.

Kepercayaan kembali diberikan kepadanya melalui RUPS-LB pada Maret 2021, ketika ia kembali menduduki posisi strategis di jajaran direksi. Selanjutnya, dalam RUPS pada 9 Februari 2023, Machmud kembali diangkat sebagai Direktur Kepatuhan Bank SulutGo. Perjalanan karirnya di Bank SulutGo berakhir pada tahun 2025. 

Di luar kesibukannya sebagai bankir, Machmud juga aktif dalam kehidupan organisasi dan kemasyarakatan. Ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Syarikat Islam Indonesia Sulawesi Utara, sebuah peran yang memperlihatkan keterlibatannya dalam ruang sosial di luar dunia profesional.

 

Editor : Ayurahmi Rais
Almarhum Machmud Turuis tokoh publik Sulawesi Utara kembali kehilangan salah satu tokoh publik Direksi Bank SulutGo Machmud Turuis