Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Fakta Baru Terungkap Dalam Kasus Tim Tarsius, 14 Orang yang Ditangkap Diduga Preman

Don Papuling • Rabu, 2 Juni 2021 | 17:19 WIB
Kasat Reskrim Polres Bitung, Frelly Sumampouw saat menunjukan bukti massa yang diamankan sehat dan hanya diberi pembinaan
Kasat Reskrim Polres Bitung, Frelly Sumampouw saat menunjukan bukti massa yang diamankan sehat dan hanya diberi pembinaan
MANADOPOST.ID - Sebuah fakta baru terungkap dalam penangkapan 14 orang di lokasi tambang PT.MSM, Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang saat ini tengah viral. Pasalnya dari keterangan Polres Bitung, ternyata ke 14 orang tersebut, diduga kuat merupakan preman bayaran yang dikerahkan seseorang untuk mengganggu aktivitas proyek pertambangan. Dalam keterangannya Rabu (2/6), Kapolres Bitung, AKBP Indra Pramana mengatakan pihaknya telah berupaya melakukan pendekatan persuasif dalam menindaklanjuti adanya laporan dari PT.MSM terkait segerombolan orang yang sengaja menghalang-halangi kendaraan yang lalu-lalang disekitar lokasi tambang. "Anggota saat itu anggota sudah turun ke lokasi dan meminta agar massa bubar dan berhenti mengganggu aktivitas di pertambangan yang merupakan objek vital," ujarnya. Pramana mengatakan saat dihimbau akhirnya massa bubar, namun ternyata mereka kembali lagi ke lokasi dan tetap berupaya menghalangi pekerjaan. "Akhirnya Tim Tarsius pun dikerahkan pada pukul 02.00 WITA, untuk melakukan penindakan karena aktivitas mereka yang sudah meresahkan," terang dia. Sementara Kasat Reskrim Bitung, Frelly Sumampouw saat dikonfirmasi mengatakan, dalam penangkapan tersebut terungkap bahwa ke 14 orang itu, diduga bukan merupakan warga Bitung. "Sebab saat diamankan mereka tidak memiliki identitas dan sebagian mengaku bukan warga sekitar lokasi pertambangan," ujarnya. Disisi lain lanjutnya, anggota juga menemukan adanya senjata tajam berupa parang yang dibawa, oleh salah satu orang. "Saat diamankan, mereka hanya dilakukan pembinaan dan tidak ada perlakuan semena-mena seperti yang diviralkan. Bahkan ke 14 orang itu sangat sehat ketika berolahraga pagi," terang dia. Dalam kesempatan itu, Frelly pun menegaskan pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan keterlibatan orang lain, dalam kasus itu. "Sebab saat dikonfirmasi ternyata aksi mereka pada dini hari itu, tidak diketahui oleh pemilik lahan," tandasnya. (tr-01/Don) Editor : Don Papuling
#PT MSM #Frelly Sumampouw #Sulut #Tim Tarsius #AKBP Indra Pramana #Kapolres Bitung #sulawesi utara #Polres Bitung #Kasus Tim Tarsius #Provinsi Sulawesi Utara #Kasat Reskrim Bitung #bitung