Ini Strategi Pemkot Bitung Dukung Penanganan Stunting Nasional
Don Papuling• Minggu, 6 Juni 2021 | 17:29 WIB
Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, didampingi dr Pitter Lumingkewas, saat menjadi narasumber dalam webminar penanganan stuntingMANADOPOST.ID - Pemerintah Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), terus berupaya meningkatkan mutu layanan kesehatan di Kota Cakalang. Salah satu upaya meningkatkan mutu layanan kesehatan adalah dengan melakukan pencegahan dan penanganan stunting di Bitung. Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, yang menjadi narasumber dalam webinar dengan topik stunting, Sabtu (5/6) kemarin menjelaskan Ada tiga strategi yang akan diterapkan Pemkot Bitung dalam menangani stunting. "Yang pertama pencegahan gizi buruk, penanganan gizi buruk dan penanganan stunting," ujarnya Nantinya tiga strategi itu, lanjut dia akan dilakukan melalui posyandu, serta mengaktifkan peran lurah, kepala lingkungan, RT hingga sekolah dalam menangani stunting "Selain itu kita akan memperkuat koordinasi dan kerjasama lintas sektor termasuk penggalangan CSR dari perusahaan untuk membantu menangani pencegahan gizi buruk, penanganan gizi buruk dan penanganan stunting," jelasnya. Maurits dalam kesempatan itu, juga menegaskan pihaknya akan mengaktifkan peran fasilitas kesehatan seperti puskesmas serta pusat layanan kesehatan di kelurahan untuk bersama melakukan pencegahan gizi buruk dan stunting. "Yang terakhir kita akan membangun sistem informasi kesehatan berbasis digital untuk memberikan update data kepada pemangku kepentingan, baik pusat maupun daerah, agar penanganan stunting di Bitung dapat berjalan tepat sasaran," ujarnya. Om kumis sapaan akrabnya mengatakan nantinya strategi penanganan stunting itu akan menyasar remaja, pasangan usia subur, wanita hamil, 1000 HPK dan Balita. (Don) Editor : Don Papuling