RSUD Bitung di Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari, Kota Bitung.MANADOPOST.ID - Penyebaran Covid-19 di Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), kian mengkhawatirkan, karena terus terjadi secara masif. Pasalnya penularan Covid-19 di Bitung saat ini terjadi tak hanya di lingkungan kantor namun hingga rumah sakit. Terpantau Selasa (6/7), RSUD Bitung terpaksa harus menutup sementara pelayanan kesehatan akibat 15 pegawai terpapar Corona. Hal itu dibenarkan Kepala RSUD Bitung, dr Lidya Tulus, saat dikonfirmasi Selasa (6/7). Ia mengatakan mengingat masifnya penyebaran Covid-19 di RSUD Bitung membuat pihaknya terpaksa menutup sementara pelayanan. "Hal itu agar kami dapat melakukan dekontaminasi dan sterilisasi di ruang Isolasi dan IGD, sehingga kami harus menutup pelayanan sementara, kecuali untuk emergency," ujarnya. Sehingga, tambah dia bagi pasien yang berpenyakit kronis, atau dengan gejala panas, batuk, flu, nyeri menelan dan sesak untuk sementara mencari rumah sakit lain sampai kami mengumumkan dibuka kembali. Sementara Kepala Keperawatan dan Penunjang Medik Ns Oldi Rembet mengatakan, penularan Covid-19 pada 15 pegawai RSUD terjadi dengan cara yang beragam. "Ada yang tertular dari pasien di lingkungan rumah sakit, ada juga yang tertular dari luar, atau pun sesama pegawai, intinya sudah terjadi transmisi lokal, sehingga kami harus mengambil tindakan cepat," ujarnya. Pada kesempatan itu, Oldi menambahkan saat ini ada total 63 pasien yang dirawat di RSUD Bitung. "Dimana dari data Selasa (6/7) pagi ada 17 pasien Covid-19 yang dirawat, 18 pasien suspek dan 28 pasien non Covid," tandasnya. (don/can) Editor : Chanly Mumu (UKW: 17401)