Pasalnya, dari semua kabupaten/kota di Indonesia, Kota Bitung terbaik dalam sistem digitalisasi.
Sebagai kota digital, Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung terbaik di Indonesia dalam koordinasi pelayanan publik.
"Saat ini, kami dalam melakukan koordinasi tanpa harus bertatap muka, cukup mengaktifkan Google Meet melalui telepon selular," ungkap Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, didampingi Sekretaris Kota Ign Rudy Theno.
Maurits menjelaskan, Pemkot Bitung telah melalukan kerjasama dengan Google, sehingga wali kota, wakil wali kota sekretaris kota, kepala perangkat daerah, camat dan lurah, harus standby di HP dan mengaktifkan Google Meet.
"Sewaktu-waktu, pimpinan bisa koordinasi dengan siapa saja, cukup bersuara di Google Meet, langsung direspon oleh perangkat daerah yang dimaksud," jelas Maurits.
Dengan Google Meet ini juga, meeting antar pulau bersama lurah di Pulau Lembeh, semakin mudah. Mereka tidak perlu datang ke kantor wali kota.
"Kalau mereka (lurah, red) harus datang ke kantor, maka mereka akan meninggalkan tugas-tugas yang tidak kalah pentingnya juga. Selain itu, mereka akan mengeluarkan biaya transportasi, dan ini tidak lagi efisien," ujar Maurits menambahkan, cukup dengan Google Meet, sehingga efektivitas dan efisiensi bisa terwujud.
Maurits juga mengungkapkan, Pemkot Bitung terus mempersiapkan berbagai sarana penunjang guna kehadiran Digital Nomad di daerah ini.
"Digital Nomad adalah seseorang yang bekerja secara digital atau menggunakan tools online dari tempat mana pun yang mereka pilih secara mandiri. Makanya saat ini Kota Bitung siap menyambut kedatangan mereka," tandasnya.(herry)
Editor : Tanya Rompas