Dari informasi yang berhasil dihimpun, tak hanya Tim Tarsius Presisi, tetapi ada juga Tim Patroli Presisi yang dibentuk oleh Polres Bitung. Dua tim ini dipastikan akan lebih hebat lagi, dalam memberantas teror panah wayer, senjata tajam lainnya dan kriminalitas jalanan.
Pembentukan dua tim ini, tertuang dalam Surat Perintah Nomor: Sprin/165/II/PAM/5.1.1./2024 tentang Pembentukan Tim Tarsius Presisi dan Tim Patroli Presisi. Kasi Humas Polres Bitung, IPTU Iwan Setiyabudi SSos saat dikonfirmasi, membenarkan adanya pembentukan kedua tim tersebut.
"Sprin tersebut keluar pada tanggal 28 Februari 2024, dan berlaku mulai tanggal 29 Februari 2024," jelas Kasi Humas, Kamis (29/2). Lanjutnya, kedua tim tersebut masing-masing beranggotakan 10 orang dengan satu orang sebagai ketua tim.
"Pembentukan kembali Tim Tarsius Presisi dan Tim Patroli Presisi ini dilakukan atas petunjuk langsung dari Pak Kapolres Bitung," tandas Kasi Humas.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kedua tim tersebut akan berada di bawah komando Kabag Ops Polres Bitung AKP Sandi Putra SIK. "Baik Tim Tarsius Presisi dan Tim Patroli Presisi akan berkoordinasi langsung dengan Kabag Ops AKP Sandi Putra SIK," katanya.
Diketahui, kasus kriminal dengan panah wayer, kembali marak dan meresahkan masyarakat. Kurun waktu beberapa bulan terakhir ini, sudah terjadi beberapa kasus panah wayer.
Terakhir yang ditangani Polres Bitung yakni pertikaian antar dua kelompok, di Pasar Tua dan Parigi Tofor Kelurahan Bitung Barat. Dan para pelaku sudah berhasil diamankan pihak kepolisian.
Informasi yang berhasil dirangkum, kedua kelompok pun sudah sepakat berdamai. Kembalinya Tim Tarsius dan Tim Patroli disambut baik sejumlah masyarakat. Mereka pun berharap kedua tim ini akan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat.
"Kami sangat senang karena Tim Tarsius boleh ada lagi. Semoga mereka dapat melaksanakan tugas dengan baik untuk memberi rasa aman kepada masyarakat," kata warga.(*)
Editor : Franky Sumaraw