Dalam apel yang dihadiri seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung serta anggota TNI, Wali Kota Bitung mengucapkan selamat Idul Fitri kepada seluruh peserta apel dan mengajak mereka untuk kembali bekerja dengan semangat baru pasca liburan.
"Setelah libur Idul Fitri, mari kita kembali bekerja dengan semangat dan dedikasi penuh. Kita harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Mantiri.
Ia juga menegaskan bahwa kerja perdana setelah libur ini akan dimulai dengan kerja bakti di lokasi-lokasi yang terdampak bencana alam. "Ini adalah bagian dari kerja malendong yang selalu kita gaungkan," tambahnya.
Wali Kota Bitung menyampaikan ucapan terimakasih kepada tim yang sudah memulai duluan pelaksanaan kerja bakti dengan membuka akses-akses jalan yang sempat terputus di beberapa titik di Kota Bitung.
Apel perdana ini diakhiri dengan doa bersama untuk kesuksesan dan kelancaran tugas-tugas pemerintahan di Kota Bitung.
Dengan semangat baru setelah libur Idul Fitri, diharapkan seluruh pegawai Pemkot Bitung dapat memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan kota dan kesejahteraan masyarakat.
Setelah memimpin apel perdana tersebut, Wali Kota Bitung melakukan pengecekan lokasi bencana.
Adapun lokasi yang dikunjungi yaitu Kelurahan Makawidey dan Tandurusa yang berada di wilayah Kecamatan Aertembaga.
Dalam kunjungan itu, Wali Kota Bitung menyempatkan diri untuk berbicara dengan warga yang terdampak bencana dan memberikan dukungan moral.
Beliau juga menginstruksikan kepada ASN dan THL yang melakukan kerja bakti, untuk bekerja lebih cepat dan efisien dalam menangani situasi ini.
Kunjungan Wali Kota Bitung ini, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan bantuan serta memastikan keamanan dan kesejahteraan masyarakat di tengah situasi bencana.
Masyarakat berharap, dengan kepemimpinan yang sigap dan peduli dari Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, proses pemulihan akan berjalan dengan lancar.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Bitung menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam.(*)
Editor : Franky Sumaraw