Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Gempar! JJS Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kelapa Dua

Franky Sumaraw • Senin, 8 Juli 2024 | 19:42 WIB

Suasana di TKP pasca peristiwa gantung diri di Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Lembeh Selatan, terlihat tali yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya.(Dok Istimewa)
Suasana di TKP pasca peristiwa gantung diri di Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Lembeh Selatan, terlihat tali yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya.(Dok Istimewa)
MANADOPOST.ID–Masyarakat Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Lembeh Selatan Kota Bitung, digemparkan dengan penemuan seorang laki-laki yang tewas gantung diri, di rumah keluarganya sekitar pukul 05.00 WITA, Senin (8/7).

Informasi yang berhasil dihimpun, identitas korban adalah JJS alias IO (24), pekerjaan swasta, warga Kelurahan Kelapa Dua.

Adapun kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi, pertama SM alias Opo (39), pada pukul 08.48 WITA, ia menerima telepon dari pacar korban berinisial DT, yang meminta bantuannya untuk mencari keberadaan korban yang tidak pulang sejak malam.

SM segera menuju rumah korban dan menemukan korban sudah tergantung di tiang pintu dapur bagian belakang rumah.

SM langsung memeluk tubuh korban yang sudah kaku dan dingin, kemudian berteriak memanggil ibu korban yang sedang duduk di samping rumah.

Saksi kedua berinisial EM (48), yang merupakan ibu kandung korban, EM mendengar teriakan SM dan segera masuk ke dalam rumah, menemukan anaknya sudah tergantung di tiang pintu dapur. Bersama SM, mereka berusaha memotong tali dan mengangkat tubuh korban.

Saksi ketiga berinisial DT (26), pacar korban, ia menjelaskan bahwa pada malam sebelumnya, ia dan korban membahas biaya pernikahan di rumah orang tua DT.

Saksi DT sempat meminta korban agar menghubungi bos tempat korban bekerja, untuk menanyakan kapan uang tersebut diberikan.

Sebelum korban keluar dari rumah saksi DT, korban sempat mengatakan "Kase biar ngana, kita mo gantung diri," ujar saksi DT menirukan perkataan korban.

Kemudian korban menciumnya dan pergi ke kantor tempat ia bekerja dan karena hujan, korban sudah tidak kembali ke rumah saksi namun korban pergi ke rumah keluarganya di Pulau Lembeh Kelurahan Kelapa Dua.

Setelah tidak pulang semalaman, DT menelepon SM untuk mencari keberadaan korban dan kemudian mendapat kabar bahwa korban telah meninggal dunia.

Kapolres Bitung melalui Kasi Humas IPTU Abd Natip Anggai menjelaskan, pihak Polsek Lembeh Selatan, terdiri dari piket jaga, Kanit Reskrim, Kanit Intel dan Ka SPK, serta tiga perawat dari Puskesmas Papusungan Lembah Selatan, langsung menuju TKP untuk melakukan pemeriksaan luar tubuh korban.

"Hasil pemeriksaan menunjukkan, ada basah di bagian kemaluan korban. Ada bekas jeratan tali di leher. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," jelasnya, Senin (8/7).

Lanjutnya, setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dan pemerintah kelurahan, keluarga menolak untuk dilakukan autopsi jenazah.

"Pihak keluarga menerima peristiwa kematian korban, yang dilakukan sendiri oleh korban dan membuat permohonan penolakan autopsi jenazah," imbuhnya.

Peristiwa ini menambah daftar kasus bunuh diri yang terjadi di wilayah Kota Bitung, menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dan dukungan emosional bagi setiap individu.(*) 

 

Editor : Franky Sumaraw
#polsek #Kota Bitung #humas #Kapolres Bitung #kelapa dua #Pulau Lembeh #Gantung Diri #Lembeh Selatan #gempar