Pasangan Hengky Honandar dan Randito Maringka diusung oleh lima parpol besar, sementara Geraldi Mantiri dan Erwin Wurangian didukung oleh dua parpol raksasa di Indonesia.
Pasangan Hengky-Randito mendapatkan dukungan dari Partai Gerindra, Partai NasDem, Demokrat, PAN, dan Partai Perindo, sebagai partai politik pengusung saat pendaftaran.
Jika dihitung berdasarkan hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, total perolehan kursi dari lima partai pengusung ini mencapai 16 kursi di DPRD Kota Bitung (selengkapnya lihat grafis). Ini merupakan 'modal' awal Hengky-Randito menatap Pilkada 27 November 2024.
Di sisi lain, pasangan Geraldi Mantiri dan Erwin Wurangian diusung oleh PDIP dan Partai Golkar, dua partai besar yang memiliki basis dukungan kuat di Kota Bitung.
PDIP sendiri berhasil meraih 11 kursi sementara Golkar memperoleh 3 kursi di DPRD Kota Bitung, sehingga total dukungan kursi untuk pasangan Geraldi-Erwin berjumlah 14 kursi di parlemen.
Dengan total gabungan dukungan kursi mencapai 30 kursi dari seluruh partai pengusung, perebutan kursi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung ini menjadi semakin menarik.
Dukungan parlemen yang signifikan ini dianggap sebagai 'modal' awal bagi kedua pasangan dalam menarik suara pemilih di Pilkada mendatang.
Seiring dengan semakin mendekatnya hari pencoblosan, baik Hengky-Randito maupun Geraldi-Erwin semakin gencar melakukan blusukan dan strategi politik untuk memenangkan hati rakyat Bitung.
Meski jumlah kursi di parlemen memberikan gambaran kekuatan politik awal, kedua pasangan ini tetap harus bekerja keras di lapangan untuk meyakinkan pemilih.
Pilkada Bitung 2024 tidak hanya menjadi ajang pertarungan politik bagi partai-partai pengusung, tetapi juga menjadi ujian bagi kedua pasangan calon untuk menunjukkan visi, misi, dan program-program yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat Kota Bitung.
Dengan dukungan politik yang solid dari masing-masing kubu, Pilkada ini diprediksi akan berlangsung sengit hingga hari pemungutan suara.
Para pengamat politik lokal memperkirakan bahwa mobilisasi massa dan taktik kampanye akan menjadi kunci kemenangan bagi salah satu dari dua bakal pasangan calon yang bertarung head-to-head ini.
Tokoh pemuda Pulau Lembeh Pnt Noldy Pangasih menilai, jika mengacu pada perolehan kursi di parlemen dari parpol pengusung terhadap dua pasangan calon tersebut, jelas Hengky-Randito yang unggul.
"Tapi hanya unggul tipis. Perbedaanya hanya dua kursi. Hengky-Randito punya modal 16 kursi, dan Geraldi-Erwin 14 kursi. Kedua pasangan yang bakal bertarung di Pilkada Kota Bitung saat ini, harus kerja keras memenangkan pertarungan. Tentunya dengan strategi masing-masing," ungkap Pangasih, Kamis (19/9).
Visi dan misi kedua pasangan calon ini juga menurutnya akan sangat berpengaruh dalam hasil pertarungan nanti.
"Berpolitiklah santun, baik itu pasangan calon maupun tim sukses masing-masing. Sehingga Pilkada di Kota Bitung dapat berjalan aman, damai dan sukses," imbaunya.
Hanya saja ia berharap, calon pemimpin di Kota Bitung untuk periode lima tahun mendatang, dapat meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat.
"Bagi kami, kuncinya adalah kembalikan kejayaan sektor perikanan di Kota Cakalang ini. Dengan demikian, tercipta lapangan pekerjaan, putaran ekonomi kembali bergeliat, rakyat sejahtera sesuai dengan harapan kita bersama," harapnya.
Sebelumnya, saat pendaftaran di Kantor KPU Bitung, dalam konferensi pers Hengky Honandar sempat menyampaikan rencana mereka ketika terpilih sebagai wali kota dan wakil wali kota, ada 16 program yang sudah disiapkan.
Kendati tidak merincikan 16 program tersebut, tetapi menurutnya salah satu program adalah sektor perikanan.
“Kalau mau disampaikan semua saya pikir akan memakan waktu lama. Saya sampaikan satu saja, yaitu program di sektor perikanan. Kalau kami terpilih kami akan berupaya mengembalikan kejayaan sektor perikanan Bitung seperti beberapa tahun lalu. Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan populasi ikan di perairan dangkal kita,” paparnya.
Sementara, Randito Maringka mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bitung, kiranya saling menjaga satu sama lain. "Agar Pilkada Bitung bisa terlaksana dengan aman, damai dan nyaman," katanya.
Diketahui, Hengky-Randito adalah pendaftar pertama di Kantor KPU Bitung. Sedangkan Geraldi-Erwin pendaftar kedua. Dalam kesempatan tersebut, Geraldi menyatakan ia dan pasangannya siap bertarung di Pilkada 27 November 2024 nanti, sebagai sebuah perayaan pesta demokrasi bersama yang dapat dinikmati oleh semua orang.
“Mari kita bentuk komitmen bersama dalam upaya memajukan Kota Bitung dan menjalankan demokrasi dengan penuh kegembiraan, tanpa adanya fitnah, berita bohong, maupun intimidasi,” tutur Geraldi Mantiri didampingi Erwin Wurangian saat konferensi pers.(*)
Rincian perolehan kursi parpol pengusung Hengky-Randito:
1. Partai Gerindra: 7 kursi
2. Partai NasDem: 4 kursi
3. Partai Demokrat: 3 kursi
4. PAN: 1 kursi
5. Partai Perindo: 1 kursi
Total: 16 kursi
Rincian perolehan kursi parpol pengusung Geraldi-Erwin:
1. PDIP: 11 kursi
2. Partai Golkar: 3 kursi
Total: 14 kursi
Daftar perolehan suara parpol:
1. Partai Kebangkitan Bangsa 1.315
2. Partai Gerindra 27.527
3. PDI Perjuangan 40.702
4. Partai Golkar 13.022
5. Partai NasDem 11.209
6. Partai Buruh 125
7. Partai Gelombang Rakyat Indonesia 255
8. Partai Keadilan Sejahtera 1.433
9. Partai Kebangkitan Nusantara 24
10. Partai Hati Nurani Rakyat 2.678
11. Partai Garda Republik Indonesia 0
12. Partai Amanat Nasional 4.570
13. Partai Bulan Bintang 220
14. Partai Demokrat 11.522
15. Partai Solidaritas Indonesia 1.229
16. Partai Perindo 5.832
17. Partai Persatuan Pembangunan 736
24. Partai Ummat 0
Jumlah seluruh suara sah partai politik peserta Pemilu Kota Bitung: 122.297
Editor : Franky Sumaraw