Program inovatif ini menjadi tonggak baru dalam upaya ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kajati Sulut menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Dan Kudapan Adhyaksa ini hadir sebagai wujud pemberdayaan ekonomi masyarakat dan memberikan kemakmuran dan kesejahterahan bagi masyarakat Kota Bitung.
“Sebagai program pertama di Sulawesi Utara sekiranya terus berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Bitung, tidak hanya di sektor perikanan tetapi juga di sektor pertanian,” ujar Kajati Sulut.
Pada kesempatan itu, Kajati Sulut bersama Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, dan Kajari Bitung, Dr Yadyn SH MH melakukan penanaman jagung serta unsur Forkopimda yang hadir.
Kajati Sulut menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kota Bitung, atas support yang diberikan dalam menunjang setiap program khususnya Kampung Kedaulatan Pangan Adhyaksa.
Ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah dengan Forkopimda tetap terjalin dengan baik, agar supaya program pemerintah boleh berjalan dengan baik karena adanya sinergitas.
“Terimakasih Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung dan seluruh teman-teman Forkopimda atas dukungannya.
Tetap jalin sinergitas agar program pemerintah pusat boleh berjalan dengan baik di Kota Bitung,” tambah Kajati Sulut.
Nenas Madu dan semangka tanpa biji menjadi jenis buah buahan yang di tanam di lokasi Kampung Kedaulatan Pangan Adhyaksa di kelurahan Pinangunian.
Program nyata dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung ini mendapat aprsesiasi positif dari seluruh masyarakat di Kota Bitung.
Dalam peresmian tersebut, hadir Wali Kota Bitung Hengky Honandar, Wakil Wali Kota Randito Maringka, Sekretaris Kota Bitung Ign Rudy Theno, serta Forkopimda Kota Bitung.(*)
Editor : Franky Sumaraw