Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Terombang-ambing 4 Hari di Laut, Ayah dan Anak Nelayan Asal Pulau Lembeh Selamat Setelah Ditemukan Kapal Tanker

Franky Sumaraw • Rabu, 26 Maret 2025 | 10:50 WIB

Ayah dan anak, nelayan asal Pulau Lembeh ditemukan selamat setelah empat hari terombang-ambing di laut.(Dok Istimewa)
Ayah dan anak, nelayan asal Pulau Lembeh ditemukan selamat setelah empat hari terombang-ambing di laut.(Dok Istimewa)
MANADOPOST.ID–Dua nelayan asal Pulau Lembeh yang terombang-ambing di tengah laut selama empat hari akibat perahu mereka terbalik, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Mereka diselamatkan oleh kapal tanker solar Pulau Glori di perairan Bacan, Ternate, Senin (24/3/2025) pukul 09.00 WITA.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kedua korban adalah, Husen Arudin (65) dan anaknya, Zulkifli Arudin (37), warga Kelurahan Paudean, Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung.

Sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah tak kunjung kembali dari melaut sejak Kamis (20/3/2025) tengah malam.

Kapolsek Lembeh Selatan IPDA Jhon Marisi SH menjelaskan, bahwa pihaknya menerima laporan kehilangan dari keluarga pada Sabtu (22/3/2025).

Menindaklanjuti laporan itu, Polsek Lembeh Selatan langsung melakukan penyelidikan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pencarian.  

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa pada Jumat (21/3/2025) pukul 12.00 WITA, perahu pelang warna biru-putih bertuliskan Tetap Semangat, sempat singgah di salah satu rakit.

"Namun, pada malam harinya, cuaca buruk melanda dan ombak besar menghantam perahu mereka hingga tali pengikat putus, membuat perahu mereka terseret arus ke tengah laut," jelasnya, Rabu (26/3/2025).

Setelah terombang-ambing selama empat hari di lautan tanpa makanan dan minuman yang cukup, Husen dan Zulkifli akhirnya ditemukan oleh kapal tanker solar Pulau Glori di perairan Bacan, Ternate.

Mereka segera dievakuasi ke kapal tanker dan dibawa menuju Kota Bitung. Setibanya di Bitung, mereka dijemput oleh Kapolsek Lembeh Selatan bersama personel Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Bitung, sebelum diperiksa kesehatannya oleh tim medis KPLP, Selasa (25/3/2025) pukul 06.00 WITA.

"Setelah dipastikan dalam kondisi stabil, kedua nelayan itu akhirnya dipulangkan ke keluarga mereka," jelas Kapolsek.

Pihak keluarga Husen dan Zulkifli mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Polres Bitung dan Polsek Lembeh Selatan, dan semua pihak yang telah sigap membantu proses pencarian hingga mereka ditemukan dalam keadaan selamat.

Kapolsek Lembeh Selatan menegaskan, bahwa koordinasi antara kepolisian, masyarakat, dan instansi terkait sangat penting dalam penanganan kasus seperti ini.

Ia juga mengimbau agar nelayan lebih berhati-hati saat melaut, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.  

“Pastikan selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum berangkat melaut dan lengkapi perahu dengan peralatan keselamatan yang memadai,” pesan IPDA Jhon.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh nelayan agar selalu waspada dan memperhitungkan kondisi laut sebelum berlayar, demi menghindari kejadian serupa di masa mendatang.(*) 

Editor : Franky Sumaraw
#kapal tanker #Anak #Nelayan #ditemukan selamat #kapolsek #terbalik #bacan #Kota Bitung #Cuaca Buruk #Ayah #Pulau Lembeh #Lembeh Selatan #Dua Nelayan #hilang empat hari