Peristiwa nahas ini terjadi di ruas jalan protokol, tepatnya di dekat PT Multi Nabati Sulawesi (MNS), wilayah Madidir.
Pengendara, seorang pemuda yang diketahui merupakan warga Kelurahan Sagerat, Kecamatan Matuari, terpental bersama sepeda motornya setelah terperosok ke dalam lubang jalan yang cukup dalam.
Korban terjatuh tepat di badan jalan saat melintas dari arah Bitung menuju Girian.
Manado Post yang berada di lokasi kejadian menyaksikan langsung detik-detik pengendara kehilangan kendali.
Setelah jatuh, sepeda motor dan pengendaranya terseret sekitar beberapa meter.
Korban langsung dibantu oleh sejumlah pengendara lain yang dengan sigap mengevakuasi ke pinggir jalan.
Ia mengaku terpental akibat menghantam lubang. “Io, kita ada ta isi di lubang kong ta jatuh,” tutur korban dengan suara lemah.
Menurut keterangan warga setempat, lubang di ruas jalan tersebut telah berulang kali menyebabkan kecelakaan serupa.
Bahkan mereka mengaku sudah beberapa kali menutup lubang tersebut dengan material seadanya.
"Sudah banyak yang jadi korban di lubang ini. Kami warga di sini sempat timbun sendiri dengan material seadanya.
Tapi karena hujan, cepat rusak lagi. Kasihan, sampai sekarang belum ada perbaikan," ujar salah satu warga yang ikut membantu korban.
Kondisi jalan nasional yang merupakan jalur utama penghubung antar kecamatan di Kota Bitung ini dinilai sangat membahayakan, terutama pada malam hari.
Setelah ditolong, korban akhirnya diantar pulang ke rumahnya di Sagerat oleh pengemudi ojek online, bersama dengan sepeda motornya.
Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan infrastruktur jalan di Kota Bitung.
Warga pun berharap pemerintah pusat segera turun tangan melakukan perbaikan, sebelum memakan lebih banyak korban.
Diketahui, status dari jalan tersebut adalah jalan nasional sehingga, yang berkompeten memperbaiki adalah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).(fys)
Editor : Franky Sumaraw