Direktur Rumah Sakit Manembo-Nembo (RSMN) Bitung, Dr dr Chally Tirayoh MKes, mengonfirmasi bahwa pasien, telah menjalani operasi untuk mencabut anak panah yang tertancap di bagian belakang kepalanya.
“Sudah dilakukan penanganan. Tindakan selesai jam empat sore tadi,” kata, Minggu (13/4/2025) petang.
Ia menambahkan bahwa kondisi korban saat ini sudah stabil dan dalam pengawasan tim medis.
“Pasien dalam kondisi aman. Kami tetap memantau proses pemulihannya hingga benar-benar pulih total,” ujar dr Chally,
sembari menegaskan bahwa tim medis RSMN siaga penuh memberikan perawatan pasca penanganan.
Kejadian memilukan ini terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.20 WITA di depan Kafe Barkes, kompleks Kanopi, pusat Kota Bitung, Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa.
Korban seorang perempuan berinisial NA (31), warga Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa, diserang secara tiba-tiba oleh pelaku yang kini sedang diburu polisi.
Kapolres Bitung melalui Kasi Humas IPTU Abd Natib Anggai membenarkan peristiwa ini. Saat ini, Tim Resmob Polsek Maesa sedang melakukan pengembangan dan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku.
“Tim Resmob Maesa sementara melakukan pengembangan. Pelaku masih dalam penyelidikan,” tegas IPTU Natib.(fys)
Editor : Franky Sumaraw