Hal ini disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bitung, Dr Yadyn Palebangan SH MH, bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-79.
Menurut Kajari Yadyn, berdasarkan data statistik penanganan perkara SPDP, tahap II yang masuk ke Kejari Bitung berkurang sejumlah kurang lebih 85 persen, dibandingkan tingkat kejahatan pada triwulan I.
Penurunan ini mencerminkan keberhasilan sinergi antar lembaga dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
“Kami memberikan selamat dan apresiasi khusus untuk Polres Bitung, terutama atas penurunan tingkat kriminalitas selama Maret hingga Juni ini.
Capaian ini menunjukkan pola kerja yang terukur, profesional, dan bersinergi,” ungkap Kajari Bitung, Selasa (1/7/2025).
Kajari Yadyn juga secara khusus menyebut keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif Tim Tarsius Presisi, Satuan Reskrim dan unit-unit lain di tubuh Polres Bitung yang sigap menangani berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Lebih lanjut, Kajari Bitung menilai bahwa situasi aman di Kota Bitung saat ini adalah hasil dari kerja sama erat dan koordinasi lintas lembaga, termasuk dengan Pemerintah Kota Bitung, TNI AD, TNI AL, Pengadilan Negeri Bitung, serta para pemangku kepentingan lainnya.
“Momen Hari Bhayangkara ini bukan hanya perayaan, tetapi juga refleksi bagi institusi Polri agar terus menyerap aspirasi masyarakat dan memberikan rasa aman yang berkelanjutan,” ujar Kajari yang mendapatkan predikat I dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2024 se-Sulawesi Utara ini.(fys)
Editor : Franky Sumaraw