Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Kebakaran Hebat Sabtu Pagi di Girian, Warga Guyur Api dengan Air Sungai

Franky Sumaraw • Sabtu, 19 Juli 2025 | 11:44 WIB

Rumah warga Kelurahan Girian Weru Satu terbakar Sabtu (19/7/2025), sekitar pukul 06.00 WITA.(Dok Istimewa)
Rumah warga Kelurahan Girian Weru Satu terbakar Sabtu (19/7/2025), sekitar pukul 06.00 WITA.(Dok Istimewa)
MANADOPOST.ID–Suasana pagi di Kelurahan Girian Weru Satu, Kecamatan Girian, Kota Bitung, mendadak mencekam setelah kebakaran hebat melanda sebuah rumah yang juga berfungsi sebagai warung sembako milik Fonni Sasikome (51).

Kejadian tragis ini terjadi Sabtu (19/7/2025), sekitar pukul 06.00 WITA. Menurut keterangan saksi, Eben (32) yang saat itu sedang beraktivitas di dapur rumahnya yang berdekatan dengan lokasi kejadian, mengaku merasakan hawa panas yang tidak biasa.

Ketika keluar rumah, Eben melihat asap tebal dan kobaran api besar sudah membumbung dari atap rumah milik Fonni.

Saksi lain, Mateos Pantang (57), menyatakan dirinya mendengar teriakan warga yang meminta tolong karena ada kebakaran.

Ia pun langsung keluar rumah dan bergabung bersama sekitar 50 warga lainnya untuk memadamkan api secara manual menggunakan air yang mereka ambil dari Sungai Girian.

Namun, upaya warga sempat terkendala oleh keterlambatan armada pemadam kebakaran. Satu unit Damkar Kota Bitung baru tiba di lokasi sekitar pukul 06.45 WITA, lantaran akses menuju rumah tersebut sulit dilalui karena harus melewati pasar yang sedang ramai aktivitas.

Setelah berjibaku bersama warga sekitar, api berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 07.20 WITA.

Dalam proses evakuasi dan pemadaman turut hadir Kabid Damkar Kota Bitung Rita Giyasi, Lurah Girian Weru Satu Marlin Pratasis SSos, serta Babinsa Girian Weru Satu Serma Agus Ali.

Berdasarkan hasil pengumpulan informasi di lapangan, termasuk keterangan korban, bahwa sumber api berasal dari obat nyamuk yang menyala dan jatuh ke kasur terbuat bahan mudah terbakar.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materil cukup besar. Satu unit rumah beserta isi warung sembako ludes terbakar, dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp 200 juta," ungkap Serma Agus.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di pemukiman padat penduduk, terutama yang juga menjadi tempat usaha.

Pihak Kelurahan dan Damkar Kota Bitung pun mengimbau warga agar lebih berhati-hati terhadap sumber api, termasuk penggunaan obat nyamuk bakar di area yang mudah terbakar.(fys)

Editor : Franky Sumaraw
#air sungai #Kebakaran #Girian #rumah #Sembako #Kota Bitung #warga #bitung #armada damkar