Tiga tokoh utama yakni Ramlan Mangkialo sebagai Direktur Utama, Ronny Boham sebagai Direktur Umum Administrasi dan Keuangan, serta Vanny Kaunang sebagai Direktur Operasional, langsung tancap gas membenahi banyak aspek penting.
Langkah awal yang paling menonjol adalah peningkatan pendapatan Perumda Pasar Bitung hanya dalam bulan pertama. Hal ini didorong oleh pembenahan internal yang serius, terutama di bidang administrasi dan tata kelola keuangan.
“Dalam satu bulan ini, kami benahi dulu dari dalam. Mulai dari administrasi yang tertib, pencatatan keuangan yang akurat, hingga keterbukaan dalam pengambilan keputusan,” kata Ronny Boham saat diwawancarai di Kantor Perumda Pasar Bitung, Kamis (31/7/2025).
Salah satu prestasi awal yang langsung dirasakan manfaatnya adalah, pelunasan tunggakan pembayaran BPJS Kesehatan selama tiga bulan, yang merupakan warisan manajemen sebelumnya.
Menurut Ronny, langkah ini menjadi bukti komitmen direksi terhadap tanggung jawab perusahaan dan kesejahteraan pegawai.
“Tagihan itu sudah kami selesaikan. Kami ingin membangun kembali kepercayaan karyawan dan stakeholder, agar semuanya tahu bahwa kita benar-benar bekerja,” tegasnya.
Tak hanya menuntaskan utang, direksi baru juga memastikan gaji karyawan dibayarkan tepat waktu. Bahkan, gaji petugas kebersihan dan kolektor pasar telah lebih dulu disalurkan.
“Ini bagian dari prioritas. Kalau pegawai terpenuhi haknya, semangat kerja pasti naik. Pasar jadi lebih bersih, pelayanan juga makin baik,” tambah Ronny.
Langkah-langkah cepat ini mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya para pedagang pasar.
“Dulu banyak yang tidak jelas, sekarang lebih terbuka. Gaji petugas lancar, pasar bersih, kami juga nyaman,” ujar sejumlah pedagang.
Mereka pun berharap direksi bisa terus menjaga konsistensi dan profesionalisme. “Kalau pimpinannya kerja bagus, pasar makin ramai, penghasilan kami juga ikut naik,” tambahnya dengan semangat.
Dengan gaya kepemimpinan yang transparan, tanggap, dan fokus pada pemenuhan hak karyawan, masa depan Perumda Pasar Bitung tampak cerah.
Banyak yang optimis perusahaan pelat merah ini akan menjadi salah satu yang paling sehat dan profesional di Sulawesi Utara.(fys)
Editor : Franky Sumaraw