Momentum yang paling ditunggu-tunggu ini, dibenarkan oleh Ketua Tim Penilai Kinerja PNS (TPKP) Kota Bitung, Ir Ign Rudy Theno ST MT MAP.
"Rolling jabatan rencananya akan digelar pekan depan jika tidak ada halangan teknis," ungkapnya, Kamis (4/9/2025).
Ia menegaskan bahwa proses ini bukan bentuk keterlambatan, melainkan bagian dari mekanisme resmi sesuai aturan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Setiap nama yang diusulkan dalam rolling jabatan wajib memenuhi kriteria kepegawaian dan sistem yang berlaku,” tegas Sekretaris Kota (Sekkot) Bitung ini.
Ia menambahkan, rolling kali ini akan menyasar pejabat eselon III dan IV.
Sementara untuk eselon II tetap mengikuti mekanisme sebagaimana ketentuan, yaitu seleksi terbuka (selter) maupun job fit.
Menurut Rudy, tahapan yang berjalan saat ini menekankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan akuntabilitas.
Panglima ASN di Kota Bitung ini menekankan, bahwa tim penilai bekerja mengikuti arahan langsung dari Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE, selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
Arahan tersebut menekankan pentingnya agar seluruh tahapan dilakukan secara hati-hati, sesuai prosedur, dan tanpa ada penyimpangan dari aturan kepegawaian.
“Rolling jabatan ini bukan sekadar rotasi, melainkan upaya penyegaran birokrasi agar pelayanan publik lebih efektif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Rudy juga menolak anggapan adanya keterlambatan. Menurutnya, publik harus memahami bahwa setiap langkah memiliki dasar hukum dan teknis yang jelas.
“Tidak ada yang terlambat, semua sedang berjalan sesuai jadwal dan mekanisme,” tambahnya.
Rolling besar-besaran ini disebut akan menjadi momentum penting bagi Pemkot Bitung untuk menempatkan ASN sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi.
Ada sejumlah pejabat sebagai anggota dalam tim yang diketuai Sekkot Bitung ini, yaitu Asisten I, Inspektur, Kepala BKPSDM, dan Kepala Bagian Hukum.
Dengan bergulirnya rolling pekan depan, Pemkot Bitung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan birokrasi yang lebih profesional, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.(fys)
Editor : Franky Sumaraw