Putra Galatang adalah satu-satunya pelajar utusan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), yang akan mengikuti Lomba Bertutur Nasional Tingkat SD/MI (Festival Literasi Perpusnas 2025).
Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung di Jakarta 27–29 Oktober 2025.
Keberhasilan Putra bukanlah kebetulan. Ia menempuh proses panjang mulai dari lomba tingkat kecamatan, kota, hingga provinsi.
Dalam setiap tahapan, ia selalu tampil sebagai juara pertama. Konsistensi dan kecintaannya terhadap literasi membuatnya berhasil menembus panggung nasional yang akan mempertemukan para juara dari seluruh Indonesia.
Sesuai dengan lampiran surat nomor: B 7655/4.4/APB.01.01/IX.2025, tertanggal 26 September 2025 yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca, nama Putra Galatang tercantum pada nomor 30 dari 33 peserta lomba.
Menariknya, Putra merupakan cucu dari Sastrawan dan Budayawan, Leonardo Axsel Galatang, sosok yang dikenal konsisten mengangkat nilai-nilai budaya lewat karya sastra.
Saat ditemui Manado Post, Leonardo tak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap sang cucu.
“Saya sangat bangga. Putra telah menunjukkan bahwa semangat literasi dan budaya bertutur masih hidup di kalangan anak-anak.
Semoga ia bisa tampil percaya diri dan membawa hasil terbaik untuk Sulawesi Utara, terlebih khusus Kota Bitung,” ujar Leonardo Axsel Galatang, Senin (6/10/2025).
Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaan cucunya bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan kesempatan berharga untuk memperkenalkan identitas budaya dan karakter anak Sulut melalui bahasa dan tutur yang beradab.
Keberhasilan Putra Galatang juga menjadi bukti bahwa pembinaan literasi di Kota Bitung terus berkembang positif.
Dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung melalui Dinas Perpustakaan, pihak sekolah, keluarga, serta lingkungan budaya memberi ruang bagi anak-anak untuk berkreasi dan berprestasi.
Semoga kehadiran Putra di ajang nasional dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk terus membaca, menulis, dan berkarya.
Dengan semangat muda dan darah sastra yang mengalir dari keluarganya, Putra diharapkan dapat membawa pulang kebanggaan bagi Sulut di panggung literasi tertinggi tingkat nasional.(fys)
Editor : Franky Sumaraw