Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Tandurusa Calon Kampung Nelayan Merah Putih, 1000 Titik Program Nasional

Franky Sumaraw • Rabu, 29 Oktober 2025 | 22:13 WIB

Wali Kota Bitung Hengky Honandar bersama jajaran, menyambut kunjungan Sekretaris Dirjen Perikanan Tangkap KKP Ridwan Mulyana.(Dok Istimewa)
Wali Kota Bitung Hengky Honandar bersama jajaran, menyambut kunjungan Sekretaris Dirjen Perikanan Tangkap KKP Ridwan Mulyana.(Dok Istimewa)
MANADOPOST.ID–Kota Bitung resmi menjadi salah satu dari 1000 titik nasional calon Kampung Nelayan Merah Putih, yang akan dilaunching oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada tahun 2026 mendatang.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal (Dirjen) Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Dr Ir Ridwan Mulyana MT, saat berkunjung ke Kantor Wali Kota Bitung, Rabu (29/10/2025).

Kedatangan pejabat pusat ini disambut langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE, didampingi Plt Asisten II Michael Sondakh SSos MAP,  Plt Inspektur Rayne Suak SSos, dan Kepala Dinas Perikanan Sadat Minabari SIK MSi.

Dalam pertemuan tersebut, Ridwan Mulyana menyampaikan hasil kunjungan lapangan ke lokasi calon Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Tandurusa, yang dilakukan sehari sebelumnya.

Dari hasil tinjauan, pihak KKP menilai kelengkapan administrasi dan kesiapan sosial masyarakat di Bitung sudah memenuhi syarat.

“Setelah kunjungan kami di Tandurusa, secara administrasi semua lengkap dan masyarakatnya sangat antusias. Selanjutnya akan dilakukan tahap dua untuk pembangunan di tahun 2026,” ujar Ridwan.

Secara nasional, program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan inisiatif besar KKP untuk membangun 1000 kampung nelayan modern di seluruh Indonesia.

Program ini diarahkan untuk memperkuat kemandirian nelayan, meningkatkan kesejahteraan pesisir, dan memperkuat rantai pasok hasil laut nasional.

Sementara itu, Wali Kota Hengky Honandar menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian besar bagi masyarakat nelayan di Bitung.

Ia berharap program ini segera terealisasi agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan ini. Semoga usulan pembangunan kampung nelayan di Tandurusa bisa segera direalisasikan dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Hengky Honandar.

Adapun usulan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung dalam kawasan kampung nelayan ini mencakup sejumlah fasilitas penting, antara lain dok kapal, pabrik es, cold storage, tempat pendaratan ikan, SPBU nelayan, dermaga jeti, pengolahan perikanan, drainase, dan jalan aspal.

Seluruh fasilitas ini diharapkan menjadi penopang utama bagi ekosistem perikanan terpadu di Bitung.

Kepala Dinas Perikanan Kota Bitung, saat diwawancarai menjelaskan, proses pengajuan Kampung Nelayan Merah Putih dilakukan secara cepat dan terukur.

“Awalnya selaku instansi teknis di Pemkot Bitung, mengajukan proposal ke Dirjen KKP pekan lalu, kemudian dikonsultasikan dan langsung ditindaklanjuti dengan kunjungan lapangan. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah pusat terhadap pengembangan perikanan Bitung,” ujarnya.

Menurut Sadat Minabari, keberadaan kampung nelayan ini nantinya akan menjadi pendorong utama peningkatan pendapatan daerah sektor perikanan serta membuka lapangan kerja baru di wilayah pesisir.

“Kampung ini akan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat nelayan sekaligus memperkuat posisi Bitung sebagai kota maritim,” tambahnya.

Langkah ini menegaskan komitmen Pemkot Bitung untuk terus memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai tulang punggung ekonomi daerah.(fys)

Editor : Franky Sumaraw
#Prabowo Subianto #nasional #presiden republik indonesia #Kota Bitung #Sadat Minabari #program #Tandurusa #Kampung Nelayan Merah Putih #Hengky Honandar