Dalam laporannya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bitung, Anita Lomban, menjelaskan kontingen Kota Bitung berjumlah 546 personel, terdiri atas 423 atlet dan 123 pelatih serta official.
Mereka akan berlaga pada 31 cabang olahraga.
“Sebanyak 11 cabang olahraga sudah lebih dulu memulai pertandingan pada 13 November 2025 sehingga yang sudah bertanding tidak dapat hadir dalam acara pelepasan.
Sementara 20 cabang olahraga lainnya hadir lengkap dan dijadwalkan bertanding pada 18–24 November 2025,” ujar Anita.
Ia juga menyampaikan pembiayaan keikutsertaan kontingen bersumber dari APBD Kota Bitung sebesar Rp 1,4 miliar.
Disertai dukungan penuh dari anggota DPRD Kota Bitung serta seluruh kepala SKPD, yang bertugas sebagai manajer pendamping di masing-masing cabor.
Dukungan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memaksimalkan kesiapan atlet secara menyeluruh.
Dalam sambutannya, Wali Kota Hengky Honandar menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa bangga terhadap seluruh atlet, pelatih, official, serta pihak yang selama ini terlibat dalam proses pemusatan latihan.
Menurutnya, persiapan menuju Porprov bukanlah proses yang singkat.
“Latihan fisik, penguatan teknik, peningkatan mental tanding, hingga pembinaan disiplin adalah bukti bahwa kontingen kita siap menunjukkan kemampuan terbaik,” ujar Hengky.
Ia menegaskan bahwa Porprov bukan sekadar kompetisi, melainkan cerminan kualitas sumber daya manusia Kota Bitung.
Ajang ini juga disebut sebagai momentum untuk memperlihatkan karakter masyarakat Bitung yang dikenal tangguh.
“Kota Bitung dikenal sebagai kota yang penuh energi, penuh determinasi, dan memiliki tradisi kuat dalam membangun keunggulan. Semangat itulah yang harus melekat pada seluruh kontingen.
Jadikan semangat petarung sebagai identitas kalian, semangat yang tidak mudah menyerah, tegar dalam tekanan, fokus pada setiap detik pertandingan, serta yakin bahwa kemenangan diraih melalui proses panjang,” tegasnya.
Wali Kota Hengky pun menitipkan pesan kepada para pelatih dan official untuk mendampingi atlet dengan profesionalisme tinggi, menjaga kondisi mereka, serta memastikan seluruh kebutuhan teknis terpenuhi.
Ia menekankan bahwa keberhasilan kontingen ditentukan oleh kerja kolektif seluruh tim.
Kepada para atlet, Wali Kota meminta agar membawa harapan masyarakat Kota Bitung sebagai energi positif, bukan beban.
“Jadikan harapan itu sebagai kekuatan, bukan tekanan,” tuturnya.
Di akhir acara, Wali Kota Bitung secara resmi melepas kontingen menuju Porprov XII 2025 di Kota Manado, disertai doa dan harapan besar bahwa para atlet dapat tampil dengan penuh integritas, strategi, disiplin, patriotisme, serta semangat petarung yang menjadi karakter khas Kota Bitung.(fys)
Editor : Franky Sumaraw