Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Upaya Pemkot Bitung Tekan TBC dan Stunting: Canangan Kelurahan Siaga

Franky Sumaraw • Senin, 17 November 2025 | 22:27 WIB

Momentum penguatan gerakan kesehatan masyarakat dari tingkat kelurahan di Kota Bitung.(Dok Istimewa)
Momentum penguatan gerakan kesehatan masyarakat dari tingkat kelurahan di Kota Bitung.(Dok Istimewa)
MANADOPOST.ID–Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung dalam menurunkan angka TBC dan stunting, diperkuat melalui pencanangan Kelurahan Siaga TBC dan Stunting.

Kegiatan strategis yang digagas TP-PKK Kota Bitung ini berlangsung di Champing Ground TWA Batuputih Bawah, Senin (17/11/2025), dan menjadi momentum penguatan gerakan kesehatan masyarakat dari tingkat kelurahan.

Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua TP-PKK Kota Bitung, Ellen Honandar Sondakh SE, didampingi Sekretaris TP-PKK, Jacinta Marybell Maringka Gumolung.

Kehadiran para pimpinan PKK ini menegaskan bahwa keluarga memegang peran utama dalam pencegahan TBC maupun stunting.

Turut hadir Ketua Adinkes, dr Debby Kalalo, serta programer penanggulangan TBC dan stunting, dr Nora Lumintang, yang memberikan gambaran teknis mengenai pentingnya Kelurahan Siaga sebagai ujung tombak edukasi kesehatan masyarakat.

Dari unsur pemerintah daerah, Plt Asisten II Setda Kota Bitung, Michael Sondakh SSos MAP, hadir mewakili Pemkot Bitung untuk memastikan keberlanjutan koordinasi lintas sektor.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan CSR dari PT MSM, sebagai bentuk dukungan sektor industri terhadap penguatan layanan kesehatan di kelurahan.

Kontribusi ini diapresiasi sebagai wujud kolaborasi multipihak yang sangat dibutuhkan dalam upaya menekan angka penyakit dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dalam arahannya, Ellen Honandar Sondakh menyampaikan bahwa penanggulangan TBC dan stunting tidak boleh hanya bergantung pada fasilitas kesehatan.

Menurutnya, keberhasilan program justru bergantung pada partisipasi aktif keluarga dan masyarakat.

“Penanganan TBC dan stunting membutuhkan gerakan bersama. Dengan Kelurahan Siaga, kita mengajak keluarga menjadi ujung tombak dalam menjaga kesehatan lingkungan, melakukan deteksi dini, dan menerapkan pola hidup sehat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Kelurahan Siaga bukan sekadar program struktural, tetapi pendekatan langsung ke masyarakat agar setiap keluarga memahami risiko kesehatan di sekitarnya.

Ia menilai bahwa semakin cepat keluarga melakukan upaya pencegahan, semakin kecil kemungkinan anak-anak terdampak stunting maupun masyarakat terpapar TBC.

Pencanangan ini juga mempertegas arah kebijakan Pemkot Bitung dalam memperkuat sistem kesehatan berbasis komunitas.

Pemkot memandang bahwa persoalan TBC dan stunting hanya dapat dituntaskan melalui gerakan kolektif seluruh unsur masyarakat, mulai dari tenaga kesehatan hingga keluarga di setiap kelurahan.

Melalui kolaborasi PKK, Pemkot Bitung, Adinkes, tenaga kesehatan, serta dukungan dunia usaha, Kelurahan Siaga TBC dan Stunting diharapkan menjadi model intervensi kesehatan masyarakat yang efektif dan berkelanjutan.

Program ini sekaligus menjadi langkah nyata menuju generasi Kota Bitung yang lebih sehat, kuat, dan bebas dari penyakit yang menghambat perkembangan sumber daya manusia.(fys)

Editor : Franky Sumaraw
#Pencanangan #Stunting #Kelurahan Siaga #Ellen Honandar Sondakh #Kota Bitung #TBC