Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

BNN Kota Bitung Catat Kinerja P4GN Signifikan Sepanjang 2025

Franky Sumaraw • Senin, 22 Desember 2025 | 15:26 WIB

Kepala BNN Kota Bitung Kompol Widarsono (tengah) saat menyampaikan keterangan pers di Kantor BNN Kota Bitung.(Franky Sumaraw/MP)
Kepala BNN Kota Bitung Kompol Widarsono (tengah) saat menyampaikan keterangan pers di Kantor BNN Kota Bitung.(Franky Sumaraw/MP)
MANADOPOST.ID–Dinamika ancaman narkotika di Indonesia, termasuk di Kota Bitung, semakin kompleks seiring berkembangnya modus peredaran gelap, munculnya narkotika jenis baru atau New Psychoactive Substances (NPS), serta jaringan kejahatan yang semakin terorganisir.

Kondisi ini menuntut Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai leading institution dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) untuk terus adaptif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan zaman.

Kepala BNN Kota Bitung Kompol Widarsono SH MH, dalam keterangan pers di Kantor BNN Kota Bitung, Senin (22/12/2025), menegaskan bahwa penguatan strategi P4GN di daerah sejalan dengan arah kebijakan nasional Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang menjadikan pemberantasan narkoba sebagai bagian dari butir ketujuh Asta Cita, serta visi dan misi Gubernur Sulawesi Utara terkait pemberantasan KKN dan narkoba.

“BNN Kota Bitung mengimplementasikan kebijakan Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto melalui lima strategi utama, yakni pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, sinergi nasional dan internasional, serta penguatan riset dan teknologi,” jelas Widarsono.

Ia mengungkapkan, berdasarkan survei BNN RI, prevalensi penyalahgunaan narkotika secara nasional mengalami peningkatan dari 1,73 persen pada 2023 menjadi 2,11 persen pada 2025.

Data tersebut menjadi alarm serius bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat langkah preventif dan penanganan terpadu hingga ke tingkat daerah.

Dalam bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), BNN Kota Bitung telah membentuk 10 Kelurahan Desa Bersinar, dengan Kelurahan Pakadoodan ditetapkan sebagai Desa Bersinar 2025.

Program ini mengintegrasikan pencegahan, rehabilitasi, dan pemberdayaan berbasis komunitas dengan melibatkan pemerintah, perangkat daerah, serta masyarakat.

Di sektor pendidikan, BNN Kota Bitung meluncurkan inovasi Program SiNabung (Si Biru Menabung) yang fokus pada penguatan karakter siswa.

Selain itu, program CafE-Ling Bersinar hadir di ruang publik seperti Car Free Day, menggabungkan edukasi narkoba dengan layanan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi rehabilitasi, yang hingga kini telah menjangkau sekitar 4.220 orang.

Program Pendidik Sebaya Anti Narkotika juga dinilai efektif. Sebanyak 10 siswa dari lima SMP di Kelurahan Bersinar dilatih sebagai tutor sebaya dan telah menjangkau sekitar 674 pelajar.

Sementara itu, sosialisasi P4GN sepanjang 2025 telah menyentuh 4.977 orang, dan diseminasi media luar ruang menjangkau lebih dari 31.120 warga Kota Bitung.

Dalam bidang Pemberantasan, BNN Kota Bitung sepanjang 2025 melaksanakan Asesmen Terpadu (TAT) terhadap enam tersangka penyalahguna sabu, dengan penanganan berupa rehabilitasi rawat inap, rehabilitasi di lapas, hingga proses hukum lanjutan.

Patroli terpadu bersama instansi terkait juga rutin dilakukan untuk mencegah peredaran gelap narkoba.

Sementara pada Rehabilitasi, BNN Kota Bitung melalui Klinik Pratama telah merehabilitasi 20 klien, menerbitkan 103 SKHPN, serta meraih akreditasi Paripurna dan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat 3,61 (Sangat Baik).

Klinik tersebut juga memperoleh nilai Indeks Kapabilitas Rehabilitasi 3,53 (Terkelola).

Tak hanya itu, BNN Kota Bitung mencatat capaian tata kelola organisasi dan keuangan yang sangat baik, dengan nilai IKPA 100 persen, prediksi serapan anggaran 99,75 persen, serta Nilai Kinerja Anggaran 98,68 persen.

Upaya pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) terus diperkuat sebagai komitmen pelayanan publik yang bersih dan profesional.

“Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan soliditas, integritas, dan sinergitas seluruh elemen masyarakat.

Semangat War on Drugs for Humanity menjadi landasan kami dalam melindungi masa depan generasi bangsa,” tutup Kompol Widarsono.(fys)

Editor : Franky Sumaraw
#Presiden #Prabowo Subianto #BNN RI #Asta Cita #Kota Bitung #Kompol Widarsono #Komjen Pol Suyudi Ario Seto #BNN #2025 #P4GN