Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Jejak Sadat Minabari Menggerakkan Nelayan Bitung dari Rumpon Hingga Panggung Nasional

Franky Sumaraw • Selasa, 13 Januari 2026 | 21:43 WIB

Sadat Minabari
Sadat Minabari
MANADOPOST.ID–Pemberdayaan masyarakat pesisir yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan menjadi fokus utama pembangunan Kota Bitung dalam mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan.

Salah satu program strategis yang terus digalakkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung di bawah kepemimpinan Wali Kota Hengky Honandar dan Randito Maringka, (HH-RM), adalah pemberian bantuan rumpon bagi masyarakat nelayan pesisir, sebagai implementasi nyata visi Harmonisasi Menuju Bitung Maju, dengan misi membangun dari kelurahan demi pemerataan ekonomi yang berkeadilan.

Kepala Dinas Perikanan Kota Bitung, Sadat Minabari SIK MSi, menegaskan bahwa bantuan rumpon bukan sekadar program peningkatan produksi perikanan, melainkan instrumen pembangunan yang menyentuh aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial masyarakat pesisir secara menyeluruh.

“Manfaat utama rumpon adalah meningkatkan hasil tangkapan nelayan sehingga berdampak langsung pada pendapatan dan kesejahteraan mereka.

Namun lebih dari itu, rumpon juga memiliki manfaat besar bagi kelestarian lingkungan laut,” ujar Sadat, Selasa (13/1/2026).

Secara ekologis, keberadaan rumpon mampu mengurangi tekanan terhadap terumbu karang karena nelayan tidak lagi menangkap ikan di kawasan sensitif tersebut.

Praktik penangkapan merusak seperti penggunaan bom dan potasium dapat ditekan, memberi ruang bagi terumbu karang untuk pulih secara alami.

Rumpon juga berfungsi sebagai habitat buatan sementara yang menjadi tempat berlindung, berkumpul, dan mencari makan bagi berbagai jenis ikan pelagis dan biota laut lainnya.

Selain menjaga keseimbangan ekosistem laut dan rantai makanan, rumpon membantu distribusi ikan lebih merata serta mengurangi eksploitasi berlebihan pada satu lokasi.

Dari sisi operasional, jarak melaut nelayan menjadi lebih dekat dan terarah, sehingga konsumsi BBM kapal berkurang dan berkontribusi pada penurunan emisi karbon sektor perikanan.

"Program ini sekaligus mendukung konsep sustainable fisheries melalui penangkapan ikan yang lebih selektif, kemudahan pengaturan musim dan zona tangkap, serta keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan ekologi," jelasnya.

Bahkan, lanjutnya, lokasi rumpon juga dimanfaatkan sebagai media edukasi dan pemantauan lingkungan, mulai dari pengamatan stok ikan, biodiversitas laut, hingga edukasi konservasi bagi nelayan dan masyarakat pesisir.

Sadat Minabari juga menegaskan, program bantuan rumpon ini juga selaras dengan visi Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan, khususnya misi meningkatkan ketahanan pangan, energi, dan air secara merata dan berkelanjutan.

Di balik konsistensi program tersebut, nama Sadat Minabari kembali mencuri perhatian publik nasional.

Dedikasi dan inovasinya mengantarkan Kelurahan Tandurusa, Kecamatan Aertembaga, terpilih sebagai salah satu dari 1000 titik nasional calon Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang dijadwalkan akan diresmikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada tahun 2026.

Rekam jejak Sadat Minabari juga sarat prestasi. Saat menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, ia membawa daerah ini meraih Piala Adipura hampir setiap tahun sejak 2005 hingga 2022, menegaskan reputasinya sebagai birokrat teknis yang konsisten, sistemik, dan berorientasi hasil.

Puncaknya, pada Agustus 2025, Sadat menerima Satyalancana Wira Karya langsung dari Presiden RI atas inovasinya di bidang pengelolaan dan pembangunan kelautan.

Penghargaan prestisius tersebut hanya diberikan kepada tujuh tokoh di Indonesia, dan Sadat menjadi satu-satunya penerima dari Sulawesi Utara sekaligus satu-satunya kepala dinas kabupaten/kota dalam daftar tersebut.

Inovasi yang mengantarkannya ke panggung nasional antara lain kemudahan perizinan perikanan melalui outlet dekat sentra kelautan, penyediaan sarana budidaya sesuai kebutuhan nelayan kecil, hingga penambahan kuota dan titik penyalur BBM nelayan berbasis sistem rekomendasi online yang cepat, efisien, dan paperless.

Kini, di bawah kepemimpinannya, Dinas Perikanan Kota Bitung kembali mencetak sejarah dengan mendorong KNMP sebagai program unggulan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Dari empat usulan Bitung, Kelurahan Tandurusa dinyatakan lolos tahap pertama verifikasi nasional. Kepastian itu disampaikan Sekretaris Dirjen Perikanan Tangkap KKP, Dr Ir Ridwan Mulyana MT, usai bertemu Wali Kota Bitung Hengky Honandar beberapa waktu lalu.

Menindaklanjuti hal tersebut, Sadat Minabari langsung turun ke lapangan melakukan sosialisasi dan penyerapan aspirasi nelayan, memastikan program nasional benar-benar berpihak pada masyarakat pesisir.

“Penghargaan dan program hanyalah alat. Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan nelayan dan keberlanjutan laut kita,” tegasnya.

Sejumlah pengamat menilai, dengan rekam jejak prestasi dan inovasi lintas sektor tersebut, Sadat Minabari sudah sangat layak mengemban jabatan kepala dinas di tingkat provinsi.

"Konsistensi kinerja, kepemimpinan teknokratik, serta keberhasilan membawa daerah ke panggung nasional, Pak Sadat sangat layak untuk menjabat dalam posisi strategis di level Pemprov Sulut," ujar Wakil Ketua Aliansi Masyarakat Sea (ALMAS) Rony Majuntu.

Senada, Sekjen DPP Barisan Masyarakat Adat Sulawesi Utara (BARMAS) Jemmy Tambun, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inovasi dan dedikasi Sadat Minabari dalam upaya membantu mensejahterakan para nelayan Sulut.

"Ini sejalan dengan program pemerintah pusat yang dipimpin Presiden Bapak Prabowo Subianto. Atas nama Ormas BARMAS, kami mengharapkan beliau selayaknya dapat diorbitkan menduduki job di level Pemprov Sulut," katanya.(fys) 

 

Editor : Franky Sumaraw
#Yulius Selvanus #Prabowo Subianto #Nelayan #nasional #Gubernur #Sulut #Sadat Minabari #Tandurusa #Kampung Nelayan Merah Putih #rumpon