Kemunculan reptil tersebut sempat direkam warga dan diunggah ke media sosial hingga viral dan menyita perhatian publik. Dalam video yang beredar, buaya terlihat berenang di dekat dermaga.
Informasi tersebut dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat, khususnya pekerja dan warga yang beraktivitas di sekitar kawasan pelabuhan.
Sejumlah warganet menyampaikan harapan agar buaya tersebut segera ditangani sebelum membahayakan keselamatan warga.
“Semoga cepat diangkat buayanya,” tulis salah satu netizen dalam kolom komentar yang ramai diperbincangkan.
Menanggapi situasi tersebut, Terminal Head (TH) Petikemas Bitung, Jusri, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kemunculan buaya di sekitar dermaga.
Ia menegaskan pihaknya langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan koordinasi bersama aparat kepolisian serta para pemangku kepentingan terkait.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan stakeholder lainnya untuk memastikan penanganan berjalan dengan cepat dan tepat. Keselamatan masyarakat dan pekerja sekitar pelabuhan menjadi prioritas utama,” ujar Jusri.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti dari mana buaya tersebut berasal dan apakah masih berada di sekitar perairan dermaga.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan di kawasan perairan pelabuhan serta koordinasi cepat antara pengelola, aparat keamanan, dan masyarakat.
Respons cepat manajemen Terminal Petikemas Bitung (TPB) diharapkan mampu mencegah potensi insiden serta menjaga rasa aman warga Kota Bitung.(fys)
Editor : Franky Sumaraw