Dalam pernyataan resminya, Ramlan menegaskan bahwa pihaknya telah beberapa kali melaksanakan sosialisasi kepada para pedagang, khususnya mereka yang menggunakan badan jalan sebagai lokasi berjualan.
"Sehubungan dengan penataan aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Sagerat, bersama ini kami sampaikan bahwa Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar telah beberapa kali melaksanakan sosialisasi kepada para pedagang, khususnya yang menggunakan badan jalan sebagai tempat berjualan," jelasnya, Selasa (24/3/2026).
Dalam pelaksanaannya, Perumda Pasar mengedepankan pendekatan yang humanis, persuasif, dan komunikatif sebagai langkah utama, guna menjaga kondusivitas serta keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.
Ke depan, pendekatan tersebut menurut Ramlan, akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
"Setelah Hari Raya Idul Fitri, manajemen Perumda Pasar akan kembali melaksanakan sosialisasi lanjutan kepada para pedagang yang masih menggunakan badan jalan di kawasan Pasar Sagerat, sebagai bagian dari upaya penataan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua pihak," jelas Ramlan.
"Demikian klarifikasi ini disampaikan untuk menjadi perhatian bersama. Atas kerja sama dan pengertian seluruh pihak, kami ucapkan terima kasih," imbuh dia.(fys)
Editor : Franky Sumaraw