Kapolres Bitung AKBP Albert Zai SIK MH, melalui Kasi Humas AKP Abdul Natip Anggai menegaskan saat ini Satreskrim masih mendalami secara intensif dan profesional untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik peristiwa tersebut.
“Kami telah mendapatkan keterangan dari saksi-saksi, termasuk saksi tetangga kos. Semua informasi yang masuk sedang kami dalami,” ujar Abdul Natip Anggai, Kamis (26/3/2026).
Menurutnya, langkah yang diambil oleh Polres Bitung dilakukan secara hati-hati untuk memastikan setiap informasi yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan.
Proses penyelidikan tidak hanya mengandalkan keterangan saksi, tetapi juga didukung oleh bukti-bukti lain yang tengah dikumpulkan.
Selain itu, kepolisian juga masih menunggu hasil autopsi guna memastikan penyebab pasti meninggalnya balita tersebut.
Hasil autopsi dinilai sangat penting sebagai dasar ilmiah dalam menentukan kesimpulan akhir dari kasus ini.
“Kami juga menunggu hasil autopsi. Itu akan menjadi dasar penting dalam menentukan penyebab kematian korban,” tambahnya.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa keluarga korban baru beberapa hari menempati rumah kos tersebut.
Mereka diketahui mulai tinggal di lokasi sejak 19 Maret 2026. Namun, sebelum kejadian tragis itu, salah satu tetangga kos mengaku sempat mendengar suara pertengkaran disertai tangisan balita pada Minggu (22/3/2026) siang.
Keterangan tersebut kini menjadi bagian dari bahan penyelidikan yang sedang didalami oleh pihak kepolisian.
Meski demikian, aparat penegak hukum menegaskan bahwa semua informasi harus diverifikasi secara menyeluruh sebelum ditarik kesimpulan.
Polres Bitung juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait penyebab kejadian, mengingat proses penyelidikan masih berlangsung.
Kepolisian meminta publik memberikan kepercayaan penuh kepada aparat agar kasus ini dapat ditangani secara transparan dan profesional.
Peristiwa ini tidak hanya menyisakan duka mendalam, tetapi juga menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan perlunya menjaga keharmonisan dalam keluarga serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Dengan pendekatan penyelidikan yang komprehensif, Polres Bitung berkomitmen mengungkap kebenaran atas kasus kematian balita tersebut.(fys)
Editor : Franky Sumaraw