MANADOPOST.ID–Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung melalu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), merilis data resmi jumlah kerusakan bangunan pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi Kamis (2/4/2026) pagi.
Hasil pendataan menunjukkan, gempa tersebut mengakibatkan kerusakan pada sedikitnya 21 bangunan yang tersebar di beberapa kecamatan, seperti Maesa, Madidir, Matuari, Girian hingga wilayah Pulau Lembeh (selengkapnya lihat grafis).
Kerusakan yang terjadi didominasi pada bangunan rumah warga, dengan bentuk kerusakan bervariasi mulai dari dinding retak hingga runtuh.
Beberapa rumah di dilaporkan mengalami kerusakan cukup serius berupa dinding yang ambruk. Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum dan perkantoran juga terdampak.
Di antaranya Kantor Wali Kota Bitung dan Kantor BPBD yang mengalami kerusakan berupa keramik dinding yang rontok. Sementara itu, satu unit aula di Kecamatan Lembeh Utara dilaporkan roboh dan menimpa rumah warga di sekitarnya.
Tidak hanya itu, tempat ibadah juga turut terdampak. Data mencatat ada gereja dan masjid mengalami kerusakan, mulai dari plafon runtuh hingga dinding retak.
Wilayah kepulauan Lembeh juga menjadi salah satu titik dengan dampak signifikan.
Sejumlah rumah warga di Kelurahan Batukota dan Pintukota mengalami kerusakan, baik berupa retakan maupun runtuhnya dinding rumah.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bitung, Drs Denny J Mantouw menjelaskan, data kerusakan bangunan tersebut kemungkinan besar masih akan bertambah.
"Data laporan BPBD Kota Bitung ini masih bersifat sementara, akan terus di-update dan kami akan informasikan kemudian," jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, serta terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait, termasuk BMKG.(fys)
Berikut daftar bangunan yang terdampak gempa bumi:
1. Kel. Ibrahim - Bidamin, Kelurahan Bitung Barat I Kecamatan Maesa (Dinding rumah runtuh)
2. Bpk. James Asis, Bitung Barat I Kecamatan Maesa (Dinding rumah runtuh)
3. Kel. Walangitan - Maudu, Kelurahan Bitung Barat I Kecamatan Maesa (Dinding rumah runtuh)
4. Kel. Mangundap, Kelurahan Bitung Barat II Kecamatan Maesa (Dinding retak)
5. Kantor Wali Kota Bitung Lt. 4, Kelurahan Bitung Barat I Kecamatan Maesa (Keramik dinding rontok)
6. Kantor BPBD Bitung, Kelurahan Bitung Barat I Kecamatan Maesa (Keramik dinding rontok)
7. Kel. Siahaya - Kakombohi, Kelurahan Manembo-nembo Tengah Kecamatan Matuari (Dapur rumah roboh tertimpa talud)
8. Kel. Hamzah - Sendow, Kelurahan Manembo-nembo Atas Kecamatan Matuari (Dinding retak)
9. Gereja GMIM Petra, Kelurahan Wangurer Barat Kecamatan Madidir (Plafon runtuh)
10. Masjid Al - Wathan, Kelurahan Wangurer Barat Kecamatan Madidir (Dinding retak)
11. Gereja GPDI Petra Madidir, Kelurahan Madidir Unet Kecamatan Madidir (Dinding retak dan plafon runtuh)
12. Gereja Getsmani Paceda, Kelurahan Paceda Kecamatan Madidir (Plafon runtuh)
13. Pastori Gereja GKPMI Galilea, Kelurahan Batukota Kecamatan Lembeh Utara (Dinding retak)
14. Kel. Samalari - Lumakore, Kelurahan Batukota, Kecamatan Lembeh Utara (Dinding rumah runtuh)
15. Kel. Karlos - Sarindat, Kelurahan Batukota, Kecamatan Lembeh Utara (Dinding rumah runtuh)
16. Kantor Lurah, Kelurahan Batukota, Kec. Lembeh Utara (Dinding retak)
17. Aula BPU Kecamatan, Kelurahan Pintukota Kecamatan Lembeh Utara (Roboh menimpa rumah)
18. Gereja GPdI Rarandam, Kelurahan Pintukota Kecamatan Lembeh Utara (Plafon runtuh)
19. Bpk. Aminudin Limpong, Kelurahan Pintukota Kecamatan Lembeh Utara (Dinding rumah runtuh)
20. Masjid Almutaqin, Kelurahan Girian Weru I Kecamatan Girian (Keramik dinding runtuh)
21. Masjid Jami An-Nur, Kelurahan Girian Bawah Kecamatan Girian (Dinding retak)
Sumber: BPBD Kota Bitung
Editor : Franky Sumaraw