Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Tiga Duta Besar Kunjungi Bitung Bahas Kerja Sama Perikanan dan Perdagangan

Franky Sumaraw • Kamis, 23 April 2026 | 17:09 WIB
Wali Kota Bitung Hengky Honandar menerima kunjungan para duta besar tiga negara.(Dok Istimewa)
Wali Kota Bitung Hengky Honandar menerima kunjungan para duta besar tiga negara.(Dok Istimewa)

MANADOPOST.ID–Kota Bitung kembali menarik perhatian dunia internasional. Tiga duta besar bersama perwakilan kedutaan dan Non-Governmental Organization (NGO), melakukan kunjungan kerja yang disambut langsung oleh Wali Kota Hengky Honandar SE, di Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (23/4/2026).

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi Bitung sebagai salah satu pusat pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia timur.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai peluang kerja sama internasional dibahas, mulai dari pengelolaan perikanan berkelanjutan hingga penguatan akses pasar global.

Salah satu tokoh yang hadir, Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, dalam wawancara menyampaikan ketertarikannya terhadap potensi maritim yang dimiliki Bitung.

Ia menilai, sektor perikanan di daerah ini memiliki prospek besar untuk dikembangkan melalui kerja sama internasional.

“Kami percaya, melalui metode penangkapan ikan yang berkelanjutan, kita bisa bersama-sama menjaga kekayaan laut. Jerman siap berkontribusi melalui berbagai program,” ujar Ralf Beste.

Ia menjelaskan bahwa melalui lembaga pembangunan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit, pemerintah Jerman telah menjalankan sejumlah program di Indonesia, termasuk di wilayah Sulawesi Utara.

Program tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas nelayan serta penguatan sektor perikanan yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Ralf Beste juga mengapresiasi kemampuan nelayan Bitung yang dinilai memiliki pengalaman dan pengetahuan yang kuat dalam praktik penangkapan ikan.

Bahkan, menurutnya, pengalaman nelayan lokal menjadi sumber pembelajaran berharga bagi pihaknya.

“Kami justru bisa belajar dari nelayan di sini. Mereka punya pengalaman yang luar biasa dalam mengelola sumber daya laut,” tambahnya.

Selain itu, ia menyoroti keunggulan Indonesia dalam hal sumber daya perikanan, khususnya komoditas tuna berkualitas tinggi.

Menurutnya, hal tersebut menjadi peluang besar dalam kerja sama perdagangan antara Indonesia dan negara-negara Eropa.

“Ini keunggulan besar Indonesia. Kami sebagai konsumen sangat terbuka untuk mengimpor hasil perikanan dari Bitung,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, juga dibahas peluang penguatan hubungan dagang antara Indonesia dan kawasan Eropa, termasuk dorongan terhadap perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Eropa.

Perjanjian ini diharapkan mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk perikanan Indonesia, khususnya tuna.

Wali Kota Bitung Hengky Honandar menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.

Ia menilai, kehadiran para duta besar menjadi bukti bahwa Bitung memiliki potensi besar yang diakui secara internasional.

“Kami menyambut baik kunjungan ini. Ini menjadi peluang besar untuk memperkuat kerja sama internasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan,” ujarnya.

Dengan dukungan mitra internasional, diharapkan Bitung mampu berkembang menjadi pusat perikanan modern yang berdaya saing global.

Sebelumnya, para duta besar bersama rombongan mengunjungi Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung.

Kunjungan ini sekaligus mempertegas posisi strategis Bitung dalam peta ekonomi maritim Indonesia.

Sinergi antara pemerintah daerah, mitra internasional, dan pelaku usaha diharapkan mampu membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.(fys)

Editor : Franky Sumaraw
#Jerman #duta besar #Hengky Honandar #bitung