MANADOPOST.ID–Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka SSos menyambut kunjungan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, Kamis (30/4/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda strategis Pemprov Sulut dalam memastikan kesiapan infrastruktur kawasan yang diproyeksikan sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Randito Maringka didampingi Plt Asisten II Michael Sondakh SSos MAP, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Ir Pingkan Sondakh MAP, Direktur Perumda Air Minum Duasudara Bitung Alfred Salindedo SE MM, pejabat BUMD dan jajaran Pemkot Bitung lainnya.
Fokus utama kunjungan Gubernur adalah melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi dan kesiapan infrastruktur di KEK Bitung.
Mengutip keterangan di akun resmi Facebooknya, Randito Maringka menjelaskan infrastruktur yang memadai dinilai sangat penting untuk menarik minat investor, baik dari dalam maupun luar negeri.
"Potensi KEK Bitung, termasuk letaknya yang strategis di jalur perdagangan internasional serta akses yang dekat dengan pelabuhan.
KEK Bitung memiliki peluang besar menjadi pusat industri dan logistik yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat," jelasnya.
Peninjauan ini juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap progres pembangunan KEK Bitung yang selama ini diproyeksikan sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur Indonesia.
Dengan berbagai fasilitas dan insentif yang ditawarkan, KEK Bitung diharapkan mampu menarik lebih banyak investor serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Kawasan ini juga ditargetkan menjadi pintu gerbang ekspor strategis ke kawasan Asia Pasifik.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen kuat antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kota Bitung dalam mempercepat pembangunan KEK Bitung.
Sinergi lintas level pemerintahan dinilai menjadi kunci utama dalam memastikan keberhasilan pengembangan kawasan tersebut.
Dengan adanya peninjauan langsung ini, berbagai kendala yang masih dihadapi diharapkan dapat segera diidentifikasi dan ditangani secara tepat, sehingga KEK Bitung dapat berfungsi optimal sebagai pusat industri, perdagangan, dan investasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(fys)
Editor : Franky Sumaraw