Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Dirpolairud Polda Sulut Ngopi Bereng PWI Bitung

Franky Sumaraw • Kamis, 30 April 2026 | 17:08 WIB
Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas bersama PWI Bitung.(Dok Istimewa)
Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas bersama PWI Bitung.(Dok Istimewa)

MANADOPOST.ID–Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulut ngopi bareng insan pers, yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bitung, di salah satu kedai kopi ternama di Kota Bitung, Kamis (30/4/2026). 

Kegiatan ini dihadiri langsung Direktur Polairud (Dirpolairud) Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas SH MH, didampingi Kasubdit Patroli Air dan Udara Kompol Karel Tangay SH bersama jajaran personel. Dari pihak media, hadir Ketua PWI Bitung Muaz Taizar Basalamah bersama anggota.

Kombes Pol Bayuaji menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi menjadi langkah penting dalam membangun komunikasi yang lebih erat antara kepolisian dan media.

“Kegiatan ini memang terkesan santai, namun memiliki tujuan besar. Kami ingin memperkuat kemitraan dengan rekan-rekan media, karena peran media sangat strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah perairan,” ujar Bayuaji.

Ia menjelaskan, wilayah perairan Bitung memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas ekonomi, transportasi, serta kehidupan masyarakat pesisir.

Karena itu, menjaga keamanan laut menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya aparat, tetapi juga membutuhkan dukungan media dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan berimbang.

Salah satu isu penting yang turut dibahas dalam pertemuan tersebut adalah pengawasan distribusi BBM subsidi, termasuk LPG 3 kilogram.

Bayuaji menilai, distribusi energi bersubsidi harus benar-benar tepat sasaran, mengingat dampaknya yang sangat besar terhadap masyarakat kecil, khususnya nelayan.

“Kenaikan harga BBM sangat berdampak pada nelayan. Karena itu, kita harus bersama-sama mengawal distribusinya agar tidak disalahgunakan. Peran media sangat penting dalam mengedukasi dan mengawasi hal ini,” tegasnya.

Selain aspek ekonomi, Dirpolairud juga menyoroti pentingnya menjaga lingkungan laut.

Bayuaji mengungkapkan bahwa ancaman sampah plastik di wilayah pesisir semakin serius dan membutuhkan perhatian semua pihak.

“Kami mengimbau masyarakat pesisir untuk tidak membuang sampah sembarangan. Laut adalah sumber kehidupan kita bersama. Ke depan, kami juga akan mendorong kegiatan bersih pantai secara kolaboratif,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Bayuaji juga memaparkan program unggulan Ditpolairud, yakni klinik terapung.

Program ini memberikan layanan kesehatan langsung kepada nelayan di wilayah perairan, khususnya di Selat Lembeh.

“Kami turun langsung menggunakan kapal untuk memberikan layanan kesehatan kepada nelayan. Ini bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat pesisir,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Bitung Muaz Taizar Basalamah menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dirpolairud dalam membangun komunikasi terbuka dengan media.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini bukan hanya silaturahmi, tapi membuka ruang kolaborasi nyata antara media dan kepolisian dalam mengawal isu-isu publik,” ujarnya.

Muaz menambahkan, media memiliki tanggung jawab besar tidak hanya dalam menyampaikan informasi, tetapi juga dalam menjaga stabilitas sosial melalui pemberitaan yang akurat dan konstruktif.(fys)

Editor : Franky Sumaraw
#PWI Bitung #Dirpolairud #ngopi #Bareng #Polda Sulut