Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Hengky Honandar Kobarkan Semangat Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Berkualitas

Franky Sumaraw • Senin, 4 Mei 2026 | 17:23 WIB
Wali Kota Bitung Hengky Honandar bertindak sebagai pembina upacara Hardiknas dan Hari Otda.(Dok Istimewa)
Wali Kota Bitung Hengky Honandar bertindak sebagai pembina upacara Hardiknas dan Hari Otda.(Dok Istimewa)

MANADOPOST.ID–Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Otonomi Daerah (Otda), di Lapangan Kantor Wali Kota Bitung, Senin (4/5/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat, tertib, dan penuh makna tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bitung, Hengky Honandar SE, yang bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Hengky Honandar membacakan amanat resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk melakukan refleksi, meneguhkan komitmen, dan menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional.

“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia.

Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia,” demikian kutipan amanat yang dibacakan Wali Kota.

Dalam amanat itu juga disampaikan bahwa nilai-nilai pendidikan nasional yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara tetap menjadi fondasi utama melalui sistem among: asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan, pembinaan).

Hengky Honandar menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah dan bangsa. Menurutnya, Pemkot Bitung terus mendukung berbagai kebijakan strategis pemerintah pusat di sektor pendidikan.

“Pendidikan bukan hanya tentang transfer ilmu, tetapi membentuk karakter, membangun mentalitas, dan menyiapkan generasi unggul yang siap bersaing di era global,” ujar Hengky.

Dalam amanat Menteri yang dibacakan, disebutkan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kini menerapkan pendekatan Deep Learning atau pembelajaran mendalam sebagai program prioritas nasional.

Program ini diyakini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Untuk mendukung implementasi tersebut, pemerintah menetapkan lima kebijakan strategis.

Pertama, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran melalui penyediaan sarana modern, termasuk papan interaktif digital yang kini telah digunakan di ratusan ribu sekolah di Indonesia.

Kedua, peningkatan kompetensi guru dan kesejahteraan tenaga pendidik melalui program beasiswa, sertifikasi, pelatihan kecerdasan artifisial, bimbingan konseling, kepemimpinan sekolah, hingga bahasa Inggris.

Ketiga, penguatan karakter melalui penciptaan budaya sekolah yang aman, sehat, resik, dan indah, sekaligus bebas dari praktik bullying dan kekerasan.

Keempat, penguatan literasi, numerasi, STEM, serta Tes Kemampuan Akademik sebagai instrumen peningkatan mutu pendidikan nasional.

Kelima, perluasan akses pendidikan melalui sekolah satu atap, pembelajaran jarak jauh, sekolah terbuka, komunitas belajar, hingga layanan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.

Hengky Honandar menambahkan bahwa seluruh elemen masyarakat harus ikut berperan dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat.

“Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi keluarga, masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah agar pendidikan di Kota Bitung benar-benar melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” tegasnya.

Momentum Hardiknas 2026 di Kota Bitung pun menjadi penegasan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama menuju Indonesia yang maju, makmur, dan bermartabat.(fys)

Editor : Franky Sumaraw
#pembina #upacara #Hardiknas #Hengky Honandar