MANADOPOST.ID–Cuaca ekstrem yang melanda Kota Bitung sejak Rabu (27/5/2026), berdampak terhadap layanan distribusi air bersih Perumda Air Minum Duasudara Bitung.
Tim teknis perusahaan pelat merah tersebut langsung bergerak melakukan pembersihan dan perbaikan di sejumlah lokasi terdampak, ketika cuaca berangsur normal Kamis (28/5/2026) pagi.
Bahkan, Direktur Perumda Air Minum Duasudara Bitung, Alfred Salindedo SE MM, turun langsung memimpin proses normalisasi di sumber air baku, intake Tendeki yang tertimbun material pasir akibat cuaca ekstrem.
Langkah cepat tersebut dilakukan agar pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat segera kembali normal, terutama di wilayah-wilayah yang mengalami gangguan distribusi.
“Sejak pagi setelah hujan reda, seluruh tim teknis kami bergerak all out melakukan pembersihan dan perbaikan infrastruktur yang terdampak cuaca buruk.
Fokus utama kami adalah mempercepat pemulihan pelayanan agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Alfred Salindedo.
Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem menyebabkan gangguan pada sejumlah pompa pelayanan serta jalur distribusi air bersih.
Material pasir dan lumpur yang terbawa arus hujan deras juga menutupi beberapa sumber air baku sehingga mempengaruhi kapasitas produksi dan distribusi air.
Direktur Alfred menjelaskan, salah satu titik yang mengalami dampak cukup berat berada di sumber air baku Tendeki.
Di lokasi tersebut, tim teknis harus melakukan pembersihan sedimentasi secara manual dan menggunakan peralatan khusus agar aliran air dapat kembali normal.
“Kami berharap masyarakat dapat memahami kondisi ini karena faktor cuaca cukup mempengaruhi sistem pelayanan.
Namun kami memastikan seluruh personel tetap siaga di lapangan untuk mempercepat penanganan,” katanya.
Adapun wilayah yang terdampak dari Pompa Timur 150 Pinokalan meliputi Perum Beverly, Perum Glory Residence, Perum Paron, Perum Regina, Lorong Cendana, Primkop, Rizky Girian Indah, Clifford, dan Glory Land.
Sementara wilayah terdampak dari Pompa Timur 250 Pinokalan yakni Giper Lama, Mangga Dua Bawah dan Atas, Perumnas Blok C, Perum Risky Wangurer Lama, Perum Risky Wangurer Residence, Perumnas Blok F Muka dan Belakang, SMP Kristen, serta Lembeh Permai.
Gangguan juga terjadi pada pelayanan Bak 500 Danowudu yang berdampak terhadap sebagian wilayah Pinokalan Bawah, Perum Griya Permata Asri Pinokalan, Perum Villa Pinokalan, sebagian Aspol, Kompleks Gereja Immanuel Pinokalan, hingga kawasan depan Aspol Pinokalan.
Selain itu, dampak pelayanan juga di wilayah SPL Sagerat, meliputi Rizky Ardinata, Asri Dua, KNPI, Patung Kuda, Kompleks Perkantoran Samsat, ruko belakang SPBU Tangkoko, hingga Sari Plaza.
Perumda Air Minum Duasudara Bitung memastikan proses pemulihan terus dilakukan secara bertahap dengan memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada.
Tim teknis juga disiagakan untuk memantau kondisi infrastruktur di lapangan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Seluruh tim terus bekerja di lapangan agar distribusi air bersih bisa kembali normal secepat mungkin,” imbuh Alfred Salindedo.(fys)
Editor : Franky Sumaraw