MANADOPOST.ID–Kabar menggembirakan datang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung.
Memasuki bulan Juni 2026, para ASN menerima empat komponen penghasilan sekaligus, yakni gaji pokok, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) reguler, gaji ke-13, dan TPP ke-13.
Pencairan gaji ke-13 dan TPP ke-13 mulai dilakukan sejak 2 Juni 2026 berdasarkan instruksi langsung Wali Kota Bitung, Hengky Honandar SE.
Langkah tersebut menjadi bukti komitmen Wali Kota Bitung dalam memenuhi hak-hak ASN secara tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain gaji ke-13 dan TPP ke-13 yang merupakan tunjangan khusus tahunan, pembayaran gaji bulanan serta TPP reguler juga diproses pada periode yang sama.
Dengan demikian, ASN di Kota Bitung mendapatkan tambahan dukungan finansial yang cukup besar, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga menjelang tahun ajaran baru.
Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bitung Riano Senduk SE MSi, membenarkan bahwa proses pencairan seluruh komponen penghasilan ASN sedang berjalan dan telah mulai masuk ke rekening masing-masing penerima.
"Untuk bulan Juni ini ASN di Pemkot Bitung menerima empat komponen penghasilan sekaligus," jelasnya, Kamis (4/6/2026).
Kebijakan tersebut mendapat respons positif dari kalangan ASN yang sumringah dengan adanya pencairan empat komponen penghasilan ini.
Mereka menilai kepemimpinan Wali Kota Hengky Honandar dan Wakil Wali Kota Randito Maringka, (HH-RM), membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya terkait pembayaran hak-hak pegawai.
“Kalau sebelumnya TPP sering terlambat, bahkan dua tahun lalu sempat menjadi utang. Tetapi sejak HH-RM memimpin, prosesnya berangsur normal dan selalu tepat waktu tanpa ada potongan sepeser pun,” ungkap sejumlah ASN.
Mereka menilai ketepatan pembayaran gaji dan TPP memberikan kepastian bagi pegawai dalam mengatur kebutuhan rumah tangga, pendidikan anak, hingga berbagai kewajiban lainnya.
Instruksi percepatan pembayaran empat komponen penghasilan ini, menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bitung dalam meningkatkan kesejahteraan ASN sebagai ujung tombak pelayanan publik.
Selain berdampak bagi pegawai, pencairan empat komponen penghasilan secara bersamaan juga diperkirakan akan mendorong perputaran ekonomi daerah.
Meningkatnya daya beli ASN berpotensi memberikan efek positif bagi sektor perdagangan, jasa, dan usaha mikro di Kota Bitung.
Pemkot Bitung berharap dengan terpenuhinya hak-hak ASN secara tepat waktu, seluruh aparatur dapat terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Langkah ini sekaligus menjadi indikator semakin baiknya tata kelola keuangan daerah di bawah kepemimpinan HH-RM, yang menempatkan kesejahteraan ASN sebagai salah satu faktor penting dalam mendukung pelayanan publik yang optimal.
Hanya saja diketahui, kecepatan penyaluran empat komponen penghasilan ini, tergantung dari kesiapan administrasi dari masing-masing unit kerja. Siapa yang sudah lengkap, tentunya cair lebih cepat.(fys)
Editor : Franky Sumaraw