Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Kronologi Kebakaran Dua Rumah di Wangurer Utara, Dugaan Sementara Korsleting Arus Listrik

Franky Sumaraw • Kamis, 2 Juli 2026 | 20:25 WIB
Peristiwa kebakaran yang menghanguskan dua rumah di Kelurahan Wangurer Utara.(Dok Istimewa/Gemini Ai)
Peristiwa kebakaran yang menghanguskan dua rumah di Kelurahan Wangurer Utara.(Dok Istimewa/Gemini Ai)

MANADOPOST.ID–Peristiwa kebakaran terjadi di Kelurahan Wangurer Utara, Lingkungan II RT 08, Kecamatan Madidir, Kota Bitung, Kamis (2/7/2026).

Kronologi peristiwa kebakaran tersebut berawal saat warga melihat asap disertai kobaran api muncul dari rumah milik keluarga Memah–Awuwus, sekitar pukul 10.30 WITA. 

Dalam waktu singkat, api membesar dan dengan cepat merembet ke rumah di sebelahnya yang dihuni keluarga Makisurat–Kundimang.

Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan keluar rumah. Sebagian berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, sementara lainnya menyelamatkan barang-barang milik korban agar tidak ikut dilalap si jago merah.

Sekitar pukul 10.50 WITA, tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bitung tiba di lokasi, dan langsung melakukan pemadaman.

Di waktu yang hampir bersamaan, Kapolsek Maesa AKP Tuegeh Darus SSos, bersama personel Pamapta Polres Bitung dan piket fungsi juga tiba di lokasi.

Personel kepolisian segera membantu proses pemadaman, mengamankan lokasi, serta memastikan tidak ada warga yang terjebak di dalam rumah.

Berkat kerja sama antara petugas pemadam kebakaran, Polres Bitung, serta masyarakat sekitar, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.20 WITA, sehingga tidak sempat menjalar ke rumah-rumah lain.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, musibah itu mengakibatkan seorang warga bernama Efendi Makisurat, mengalami syok hingga pingsan.

Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Akibat kebakaran tersebut, dua rumah semi permanen mengalami kerusakan berat hingga nyaris rata dengan tanah. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 100 juta.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Dugaan sementara mengarah pada korsleting arus listrik, namun polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan berbagai bukti guna memastikan penyebab kebakaran.

Kapolsek Maesa mengatakan, pihaknya langsung merespons laporan masyarakat begitu menerima informasi adanya kebakaran.

"Begitu menerima informasi adanya kebakaran, kami langsung menuju lokasi bersama personel untuk membantu proses pemadaman, melakukan pengamanan, serta memastikan keselamatan warga.

Kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen kami untuk selalu hadir dalam setiap situasi, terlebih saat masyarakat membutuhkan bantuan," ujarnya.

Selain melakukan pengamanan, personel Polres Bitung juga membantu proses evakuasi, mendata korban terdampak, melakukan olah TKP awal, serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat penanganan pasca kebakaran.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan instalasi listrik yang sudah tua atau penggunaan sambungan listrik secara berlebihan.

"Kami turut prihatin atas musibah ini. Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, tidak menggunakan sambungan listrik yang berlebihan, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan yang dapat membahayakan. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama," tambahnya.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran.

Pemeriksaan rutin instalasi listrik, penggunaan peralatan elektronik sesuai standar, serta kepedulian antarwarga dinilai menjadi langkah penting dalam mencegah terulangnya kejadian serupa.(fys)

Editor : Franky Sumaraw
#peristiwa kebakaran #dugaan sementara #korsleting arus listrik #kronologi #Kota Bitung