MANADOPOST.ID–Salah satu jaringan pipa utama milik Perumda Air Minum Duasudara Bitung, di antara Kelurahan Apela dan Tewaan kembali mengalami kebocoran, Minggu (27/9/2026), setelah sebelumnya diperbaiki akibat dugaan pembakaran, awal pekan lalu.
Kebocoran tersebut berdampak pada distribusi air bersih di sejumlah wilayah yang masuk dalam zona dua, tiga dan empat.
Direktur Perumda Air Minum Duasudara Bitung, Alfred Salindeho SE MM, membenarkan adanya kerusakan pada jaringan pipa utama tersebut. Ia mengungkapkan, terdapat dugaan unsur kesengajaan dalam kejadian itu.
Menurut Direktur Alfred, rantai takal pengaman yang terpasang pada pipa dilaporkan hilang.
“Rantai takal pengaman yang terpasang di pipa dicuri,” jelasnya.
Adapun gangguan distribusi air bersih akibat kebocoran pipa utama tersebut berdampak pada sejumlah kawasan (zona tiga dan empat) antara lain:
1. Bhayangkara Blok C/D
2. Kompleks Puncak Indah
3. Kompleks Eks Puskesmas Paceda
4. Kompleks Kubur Paceda
5. Kompleks Lorong Tower Paceda
6. Kompleks Kubur Wangurer Utara
7. Kolombo Kampis
8. Kolombo Aspal
9. Kolombo Vietnam
10. Kolombo Perjuangan
11. Kolombo Kamiri
12. Perum San Paolo
13. Kompleks Bak Kakenturan
14. Paceda Kompleks Metal
15. Belakang Kodim sebagian
Dampak gangguan pasokan air juga meluas hingga wilayah yang terlayani melalui bak 500 Wangurer (zona dua) meliputi:
1. Candi Manangis
2. Candi Tatawa
3. Kusu-Kusu Erpak
4. Makalehi
5. Satal Atas
6. Kampung Parah
7. Grenfil
8. Lapangan Tembak
9. Ibu Surih
10. Perum Pengungsi
Perumda Air Minum Duasudara Bitung menyayangkan dugaan tindakan sabotase yang menyebabkan kerusakan berulang pada jaringan pipa di jalur Apela-Tewaan. Selain mengganggu pelayanan, kejadian ini turut berdampak pada pelanggan di berbagai wilayah.(fys)
Editor : Franky Sumaraw