Hengky Honandar Bersama Aspeksindo Temui KKP, Bahas Program Strategis, Ini Hasilnya

Franky Sumaraw • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 16:16 WIB
Wali Kota Bitung Hengky Honandar duduk di samping kiri dalam audiensi Aspeksindo bersama KKP di Jakarta Pusat.(Dok Istimewa)
Wali Kota Bitung Hengky Honandar duduk di samping kiri dalam audiensi Aspeksindo bersama KKP di Jakarta Pusat.(Dok Istimewa)

MANADOPOST.ID–Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE menghadiri audiensi dan koordinasi program strategis, antara Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Senin (28/9/2026).

Audiensi tahap II tersebut berlangsung di Gedung Mina Bahari I, Jalan Medan Merdeka Timur Nomor 16, Jakarta Pusat. 

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya koordinasi untuk membahas program strategis bagi daerah kepulauan dan pesisir, termasuk mekanisme alokasi program serta usulan daerah yang berpotensi menjadi penerima manfaat.

Plt Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Bitung, Christ Emor SSTP MAP, menjelaskan bahwa Wali Kota Bitung bersama rombongan Aspeksindo diterima oleh Kepala Biro Perencanaan KKP, Rudi Alek Wahyudin, bersama jajaran kementerian.

Menurut Christ, dalam audiensi tersebut, dokumen program dan daftar usulan daerah calon penerima manfaat sebelumnya telah disampaikan kepada KKP sebagai bahan pertimbangan.

Penyampaian dokumen tersebut merupakan bagian dari kesiapan dan keseriusan Aspeksindo dalam mengusulkan program yang diharapkan dapat mendukung pembangunan di daerah kepulauan dan pesisir.

“Dokumen program dan daftar usulan daerah penerima manfaat sebagai bahan pertimbangan sebelumnya telah disampaikan sebagai bentuk kesiapan dan keseriusan program Aspeksindo” jelas Christ.

Lebih lanjut, Christ menyampaikan bahwa pembahasan dalam audiensi tahap II diarahkan pada pendalaman mekanisme alokasi program secara lebih rinci.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, jajaran Dewan Pengurus ASPEKSINDO mengikuti audiensi atau diskusi teknis bersama tim eksekutif dan jajaran pejabat teknis Biro Perencanaan KKP.

Diskusi teknis tersebut diharapkan dapat memperjelas mekanisme penyaluran program, termasuk pembahasan usulan daerah yang telah disampaikan sebagai bahan pertimbangan.

Audiensi tahap II bersama KKP ini turut dihadiri sejumlah kepala daerah dan perwakilan pemerintah daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, yang memiliki karakteristik sebagai daerah kepulauan maupun pesisir.

Di antara peserta yang hadir yakni Bupati Mempawah, Dr Hj Erlina SH MH, selaku Ketua Umum Aspeksindo, Bupati Aceh Barat Daya, Dr Safaruddin SSos MSp, selaku Sekretaris Jenderal, serta Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin SE MPSDM, selaku Bendahara Umum.

Hadir pula Bupati Malaka, Bupati Rokan Hulu, Bupati Lampung Selatan, Bupati Luwu Utara, Bupati Bengkayang, Bupati Seluma, dan Bupati Tanggamus.

Selain itu, turut hadir Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun, Wali Kota Bitung, Bupati Kubu Raya, Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo, Prof Dr Ir Nurdin Baderan SP MSi, serta Wali Kota Aceh Barat.

Kehadiran para kepala daerah dan perwakilan pemerintah daerah tersebut mencerminkan keterlibatan berbagai wilayah dalam koordinasi program strategis yang dibahas bersama KKP.

"Audiensi diharapkan menghasilkan kesepahaman untuk mendorong dukungan pembiayaan melalui APBN, APBD, serta sumber pembiayaan lain yang sesuai. Dan melakukan monitoring dan evaluasi bersama terhadap pelaksanaan program," jelasnya.

Bagi Kota Bitung, keikutsertaan Hengky Honandar dalam pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi pemerintah daerah dalam forum Aspeksindo, untuk membahas program strategis yang berkaitan dengan pembangunan wilayah kepulauan dan pesisir.

Ada sejumlah poin yang menjadi harapan hasil audiensi tersebut (selengkapnya lihat grafis).

Diketahui, Hengky Honandar adalah Wakil Sekretaris Koordinator Wilayah VI Sulawesi dalam Dewan Pengurus Aspekindo periode 2025–2030.

Ia aktif bersama Aspeksindo dalam setiap kegiatan untuk memperjuangkan pembangunan kepulauan dan pesisir, untuk kesejahteraan masyarakat.(fys)

 

Hasil audiensi: 

1.Menetapkan daftar prioritas pembangunan kalautan dan perikanan masing-masing daerah.

2.Menyusun pipeline/proposal program prioritas yang dapat dikolaborasikan dengan KKP. 

3.Menetapkan mekanisme koordinasi antara KKP dengan pemerintah daerah.

4.Mengidentifikasi program KKP yang dapat segera diimplementasikan di daerah.

 

Editor : Franky Sumaraw
Kementerian Kelautan dan Perikanan Aspeksindo audiensi strategis Hengky Honandar