HH Dukung KBK Keuskupan Manado Jadikan Bitung Pilot Project Program Pro Familia, Ecclesia et Patria

Franky Sumaraw • Dipublikasikan Jumat, 30 Oktober 2026 | 15:52 WIB
Wali Kota Bitung Hengky Honandar menerima kunjungan jajaran pengurus KBK Keuskupan Manado yang dipimpin Ketua KBK Keuskupan Manado Dr Charles Ngangi, di Merdeka Lounge, Kantor Wali Kota Bitung, Jumat (30/10/2026).(Dok Istimewa)
Wali Kota Bitung Hengky Honandar menerima kunjungan jajaran pengurus KBK Keuskupan Manado yang dipimpin Ketua KBK Keuskupan Manado Dr Charles Ngangi, di Merdeka Lounge, Kantor Wali Kota Bitung, Jumat (30/10/2026).(Dok Istimewa)

MANADOPOST.ID–Kota Bitung disiapkan menjadi pilot project penerapan program kerja Badan Pengurus Kaum Bapak Katolik (KBK) Keuskupan Manado.

Program yang mengusung motto Pro Familia, Ecclesia et Patria (untuk keluarga, gereja dan tanah air), mendapat dukungan dari Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE.

Dukungan tersebut disampaikan Hengky Honandar (HH) saat menerima kunjungan jajaran pengurus KBK Keuskupan Manado yang dipimpin Ketua KBK Keuskupan Manado, Dr Charles Ngangi, di Merdeka Lounge, Kantor Wali Kota Bitung, Jumat (30/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda kolaborasi antara organisasi kaum bapak Katolik dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung.

Selain penguatan pembinaan iman dalam keluarga, pembicaraan juga menyentuh kontribusi kaum bapak dalam mendukung pengendalian inflasi melalui gerakan penanaman cabai di lahan-lahan tidur di Kota Bitung. 

HH menyambut baik rencana menjadikan Bitung sebagai lokasi percontohan program KBK Keuskupan Manado.

Ia menyatakan pemerintah daerah mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan keluarga dan penguatan ekonomi warga.

"Pemerintah Kota Bitung sangat mendukung semua program yang disampaikan oleh KBK Keuskupan Manado, terlebih program yang langsung menyentuh kepada kesejahteraan masyarakat dan menggerakkan ekonomi masyarakat," kata HH. 

Penanaman cabai dinilai relevan dengan kebutuhan daerah, mengingat komoditas tersebut menjadi salah satu bahan pangan yang pergerakan harganya dapat memengaruhi inflasi.

Dengan memanfaatkan lahan yang belum produktif, masyarakat berpeluang ikut meningkatkan ketersediaan pasokan cabai.

Di samping program sosial dan ekonomi, HH memberikan perhatian khusus terhadap pembinaan iman umat.

Ia berharap KBK Keuskupan Manado tetap menempatkan keluarga sebagai titik awal pembentukan kehidupan beriman.

Menurutnya, pembinaan iman perlu dimulai dari dalam keluarga sebelum diperluas melalui berbagai kegiatan pelayanan di gereja maupun kehidupan bermasyarakat.

Pesan tersebut sejalan dengan motto Pro Familia, Ecclesia et Patria, yang menempatkan keluarga sebagai fondasi bagi kehidupan bergereja dan pengabdian kepada tanah air.

Dengan pembinaan keluarga yang kuat, kaum bapak diharapkan dapat mengambil peran dalam membangun rumah tangga yang harmonis, menanamkan nilai-nilai keagamaan, serta membentuk karakter generasi penerus.

Dalam pertemuan itu, Ketua KBK Keuskupan Manado Dr Charles Ngangi hadir bersama jajaran pengurus. Turut hadir Ketua KBK Paroki Maria Ratu Para Rasul (MRPR) Manembo-Nembo Bitung, Arthur Mahiue, Ketua Legium Christum Paroki MRPR, Youce Sumuruk, serta Bendahara KBK Kevikepan Tonsea, Ronald Raco.(fys)

Editor : Franky Sumaraw
Pro Familia Ecclesia et Patria Kaum Bapak Katolik Kota Bitung Hengky Honandar