Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Jasad Ferry Rumagit Belum Ditemukan, 7 Hari Pencarian Operasi SAR Ditutup

Jackly Makaraung • Rabu, 5 Februari 2025 | 19:17 WIB

Tim Gabungan saat melaksanakan pencarian jasad Ferry Rumagit.
Tim Gabungan saat melaksanakan pencarian jasad Ferry Rumagit.
MANADOPOST.ID– Pencarian terhadap Ferry Alfried Rumangit (61) yang hanyut terseret arus Sungai Agoan, Kelurahan Kotobangon, resmi berakhir seiring dengan selesainya masa tanggap darurat bencana di Kota Kotamobagu. Operasi SAR, yang telah berlangsung selama tujuh hari, dihentikan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pencarian, meskipun upaya pemantauan terus dijalankan oleh berbagai pihak.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kotamobagu, Asrianty, menyatakan bahwa tim SAR telah berusaha semaksimal mungkin selama masa tanggap darurat. "Sampai dengan masa tanggap darurat berakhir, kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Semua tim sudah berusaha, bantuan-bantuan baik kearifan lokal maupun secara teknis telah kami lakukan, tetapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda," ujarnya.
Meski pencarian secara langsung telah berakhir sesuai ketentuan SOP, Asrianty menegaskan bahwa proses pemantauan akan terus dilakukan oleh pihak kepolisian, TNI, dan BPBD. "Kita akan tetap melaksanakan pemantauan jika pencarian secara lengkap sudah berakhir sesuai dengan tanggap darurat Kota Kotamobagu selama 7 hari, tetapi upaya-upaya pemantauan tetap kita jalankan," sambungnya.
Dalam pernyataannya, Asrianty juga mengimbau kepada keluarga korban dan masyarakat yang masih berusaha mencari agar selalu mengutamakan keselamatan. "Mengimbau kepada masyarakat jika ada tanda yang menunjukkan keberadaan korban, mohon diinformasikan sesegera mungkin. Kami siap membantu. Masyarakat dan keluarga yang turut mencari, agar selalu berhati-hati dan utamakan keselamatan," pungkasnya.
Di balik berakhirnya operasi pencarian, semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat tetap terlihat. Kepala BPBD juga menyampaikan pesan penghiburan kepada keluarga Ferry Alfried Rumangit. "Kepada keluarga, bersabarlah dan ikhlas dengan apa yang terjadi. Kita sudah berusaha semaksimal mungkin. Masih ada rencana Allah di luar usaha kita. Dan kepada setiap tim dan masyarakat yang sudah turut membantu misi kemanusiaan, terima kasih banyak. Semoga menjadi amal ibadah kita semua," tutup Asrianty.
Dengan berakhirnya operasi SAR, pihak pemerintah Kota Kotamobagu berharap bahwa meski pencarian langsung telah selesai, upaya pemantauan yang berkelanjutan akan terus memberikan harapan bagi keluarga korban. Langkah ini diharapkan dapat menjaga keamanan dan memberikan informasi yang akurat apabila ada perkembangan terkait keberadaan Ferry Alfried Rumangit di kemudian hari.(kly)

 

Editor : Jackly Makaraung
#korban hanyut #Kotamobagu #SAR