Pelantikan ini menjadi momen perdana sejak dirinya bersama Wakil Bupati Dony Lumenta resmi dilantik pada 20 Februari lalu. Yusra menuturkan, keputusan melakukan rotasi jabatan bukanlah langkah instan, melainkan melalui proses panjang dan penuh pertimbangan. “Setiap kebijakan harus melewati kajian matang serta mendapat persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Baru setelah itu kami bisa melangkah,” jelasnya.
Menurut Yusra, rotasi pejabat bukan sekadar pergantian posisi, melainkan strategi penyegaran organisasi. Ia berharap pejabat yang baru dilantik mampu bekerja dengan energi baru, membawa ide-ide segar, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Kami ingin menempatkan pejabat sesuai kompetensi, integritas, dan loyalitas. Dengan begitu, roda pemerintahan bisa berjalan lebih cepat dan tepat,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bolmong, Dony Lumenta, menekankan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan birokrasi yang adaptif dan siap menghadapi tantangan zaman. “Kami ingin memastikan bahwa pejabat yang ditempatkan benar-benar mampu menjalankan tugas dengan baik, melayani masyarakat secara maksimal, serta mendukung visi-misi pembangunan daerah,” kata Dony.
Umumnya pejabat yang dilantik adalah eselon III dan IV. Berdasarkan data yang diperoleh pergeseran terjadi lingkup sekretariat daerah dan camat. Para kepala bagian yang dilantik adalah Kabag TUP dan Protokol Rifal Mokodompit, Kabag Umum Steven Tandayu, Kabag Keuangan Amna Paputungan, Kabag Kesra Suibto Tubuon, Kabag Administrasi Pembangunan Yusrifa Alhabsyi, Kabag Tapem Henny Kaseunaung. Sedangkan para camat yang dilantik yakni Camat Sangtombolang Reza Damopolii, Camat Lolak Rafiah Dilapanga, Camat Poigar Dandels Somboadile, Camat Bolaang Nini Tohis, Camat Passi Barat Irawan Mokodompit dan camat Dumoga Tengah Adriana Mondo. Selain itu, ada juga sekretaris dan kepala bidang. (*) Editor : Jackly Makaraung