Dalam sambutannya, Bupati Yusra menegaskan bahwa pemetaan talenta merupakan langkah penting untuk memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai kompetensi, potensi, serta kinerja masing-masing. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan birokrasi yang lebih profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. “Profil talenta ini akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebutuhan pengembangan kompetensi, pola karier, hingga perencanaan suksesi. Kita ingin memastikan bahwa ASN Bolmong memiliki kualitas yang mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan,” ujar Bupati.
Kegiatan Pro ASN ini rencananya berlangsung selama tiga hari dan diikuti sebanyak 465 ASN dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bolmong. Para peserta akan mengikuti serangkaian asesmen untuk mengukur kompetensi manajerial, sosial kultural, serta potensi individu sesuai standar Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan BKN Regional XI Manado, yakni Analis SDM Aparatur Ahli Madya, Adriana Montolalu, S.Sos., yang mewakili Kepala BKN Regional XI. Dalam arahannya, Adriana menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkab Bolmong sebagai salah satu daerah yang proaktif dalam penerapan sistem merit dan manajemen talenta ASN. “Pemetaan talenta ini menjadi instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola kepegawaian yang akuntabel. BKN mendukung penuh langkah Pemerintah Kabupaten Bolmong dalam memastikan implementasi sistem merit berjalan optimal,” pungkasnya. (*) Editor : Jackly Makaraung